Pembunuh WN Taiwan Bos Roti di Bekasi Ditangkap Polisi!

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 18:15 WIB
Gedung Promoter Polda Metro Jaya yang pembangunannya menghabiskan dana sebesar Rp 498 miliar telah diresmikan, Jumat (19/1/2017). Peresmian dilakukan oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.
Gedung Promoter Polda Metro Jaya (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Pembunuhan WN Taiwan, Hsu Ming Hu (52), di Cikarang Pusat, Bekasi, telah terungkap. Polisi kini telah menangkap pelaku terkait pembunuhan Hsu Ming Hu, bos toko roti, itu.

"Pelakunya belum semua ditangkap. Sudah (ada yang ditangkap), tapi belum semuanya," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat ketika dihubungi detikcom, Kamis (6/8/2020).

Hanya, Tubagus belum mau membeberkan lebih rinci terkait penangkapan pelaku tersebut. Dia mengatakan pihaknya masih berfokus memburu pelaku lainnya.

Tubagus menambahkan, pihaknya juga belum bisa menjelaskan terkait motif dan peran pelaku yang ditangkap. Tubagus menyebut kasus ini akan dirilis secara resmi oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana.

"Pelakunya sudah ada belum? Sudah. Motifnya nanti dijelaskan sama Pak Kapolda. Tapi kalau orangnya (pelakunya) sudah tahu belum? Sudah, tapi masih diburu. Belum dapat semuanya, gitu," jelas Tubagus.

Seperti diketahui, korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh rekannya yang juga WN Taiwan pada Minggu, 27 Juli 2020. Korban dilaporkan hilang lantaran sejak Sabtu (26/7) tidak bisa dihubungi.

Rekannya saat itu mengecek ke rumah korban di Deltamas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Namun korban tidak bisa ditemui dan dihubungi.

Menindaklanjuti laporan hilang tersebut, Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya kemudian melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya tim mendapatkan petunjuk 'jejak' korban di Subang, Jawa Barat.

Tim selanjutnya berkoordinasi dengan Polres Subang untuk mencari tahu kemungkinan korban ada di Subang. Di sisi lain, Polres Subang menemukan mayat pria tanpa identitas pada Sabtu (26/7). Terdapat sejumlah luka tusukan pada mayat tersebut.

Hasil pencocokan sidik jari, ternyata mayat pria di Subang identik dengan korban yang dilaporkan hilang. Saat ini polisi masih mencari tahu siapa pembunuh bos roti tersebut.

Selanjutnya, tim Polda Metro Jaya melakukan olah TKP di rumah korban. Hasil olah TKP ditemukan adanya bekas ceceran dan bercak darah korban.

Dari hasil olah TKP tersebut, polisi menemukan adanya ceceran darah di rumah tersebut. Selain itu, polisi menemukan kondisi tas korban acak-acakan.

Tonton video '8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu Diadili, Terancam Hukuman Mati':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mei)