Dibunuh Pacar, Wanita di Apartemen Margonda Residence Digetok Palu Karet

Jehan Nurhakim - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 17:58 WIB
Pembunuh Wanita di Apartemen Depok Getok Kepala Korban Pakai Palu Karet
Polisi menangkap pelaku pembunuhan wanita di Apartemen Margonda Residence. (Jehan Nurhakim/detikcom)
Depok -

Astrid Oktaviani (36) tewas dibunuh pacarnya, Faiq Maulana (37), di Apartemen Margonda Residence, Depok. Polisi menyebut pelaku membunuh korban dengan menggetok kepala korban menggunakan palu karet.

Kapolresta Depok Kombes Azis Andriansyah menjelaskan hasil autopsi menerangkan korban mengalami luka di kepala akibat benda tumpul. Hal ini cocok dengan keterangan pelaku yang mengaku memukul korban menggunakan palu karet.

"Hasil autopsi telah diambil penyidik. Hasilnya memang terdapat luka di bagian anggota badan dari korban, luka pukulan benda tumpul mirip dengan disebabkan palu yang tertinggal di TKP," jelas Kombes Azis Andriansyah dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Margonda Raya, Depok, Kamis (6/8/2020).

Azis mengatakan, selain di kepala, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh lainnya.

"Luka pada bagian kepala bagian belakang, kemudian dari dagu dan beberapa lebam di beberapa tubuh yang lain dan korban ditemukan terikat tali sepatu juga diikat dengan lakban," imbuhnya.

Korban dibunuh di kamar Apartemen Margonda Residence, Jalan Margonda Raya, pada Selasa (4/8) malam. Bermula, ketika pelaku dan korban janjian untuk bertemu.

Pelaku menjemput korban di Stasiun Depok Baru, Depok. Selanjutnya, pelaku mengajak korban ke apartemen tersebut.

Pelaku mengajak korban ke apartemen untuk melepas rasa kangen serta membicarakan masalah agar korban jangan berhubungan dengan pria lain.

Namun, saat korban diajak bicara, menurut pelaku, korban bersikap ngeyel. Hal ini lantas membuat pelaku emosional dan menganiaya korban.

Pelaku akhirnya mengambil palu karet dan dipukulkan ke kepala korban. Awalnya korban melakukan perlawanan.

Korban tidak berdaya dan pelaku memukulinya bertubi-tubi hingga korban pingsan. Selanjutnya tersangka melakban mulut korban serta mengikat tangan dan kaki korban dengan tali sepatu.

Setelah itu, pelaku mengambil ponsel dan cincin korban. Pelaku lalu melarikan diri.

Namun pelaku akhirnya ditangkap di Bekasi pada Rabu (5/8). Saat ini pelaku ditahan di Polresta Depok.

(mei/mei)