Pria Surabaya Positif Corona Pindah-pindah Selama 3 Hari Kabur di Pontianak

Adi Saputro - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 10:45 WIB
IS penumpang asal Surabaya yang positif Corona ditemukan.
IS, penumpang asal Surabaya yang positif Corona, ditemukan. (Istimewa)
Pontianak -

Penumpang pesawat asal Surabaya, Jawa Timur, positif Corona, IS (42), yang kabur kini menjalani isolasi di Rusunuwa, Jalan Nipah Kuning Dalam, Pontianak, Kalimantan Barat. IS berpindah-pindah tempat selama tiga hari.

Is (42), yang merupakan warga asal Jombang, sempat mencoba kabur ke hutan karet. Tapi kembali keluar dan menuju masjid. Tapi warga setempat mencegah. Dia akhirnya diserahkan warga kepada petugas Pustu Desa Jawa Tengah.

Di awal pelariannya, ia sempat menginap semalam di sebuah hotel di Pontianak. Kemudian pindah lagi ke rumah rekannya di Kelurahan Saigon, Pontianak Timur. Pelariannya terhenti di Jalan Trans Kalimantan, Desa Jawa Tengah, Sungai Ambawang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, bersyukur akhirnya IS kooperatif dan bersedia menjalani isolasi untuk mencegah penularan COVID-19. Harisson lalu menjelaskan kronologi IS tiba di Pontianak.

"Pada tanggal satu Agustus 2020, dinas kesehatan melakukan rapid test secara acak di Bandara Supadio Pontianak. Kala itu ada dua penerbangan, yaitu penerbangan Lion Air dan Citilink. Nah hasilnya ada dua penumpang yang reaktif. Satu dari Kubu Raya dan satu dari Jombang. Tetapi setelah diperiksa swabs, mereka ini reaktif," kata Harisson di Pontianak, Kamis (6/8/2020).

Keduanya kembali dipanggil pada 2 Agustus untuk menjalani pemeriksaan swab. Keesokannya, 3 Agustus, hasilnya terkonfirmasi positif COVID-19.

"Langsung kita jemput di penginapannya namun ia telah kabur. Tanggal 4 Agustus malam kita mendapat informasi pasien ini ada di Saigon, Kecamatan Pontianak Timur, namun pasien ini saat didatangi, sudah tidak ada. Baru hari, tanggal 5 malam ini kita temukan di Ambawang, dan langsung kita evakuasi ke Rusunawa untuk menjalani isolasi," beber Harisson.

Tonton video 'Kemenkes: Herbal atau Jamu Tak Bisa Sembuhkan Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]