Cerita Ahok Saat Ogah Pacaran dan Mantap Nikahi Puput

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 18:51 WIB
Ahok Puput
Ahok dan Puput (Foto: Instagram @fdphotography90)
Jakarta -

Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Puranama mengungkapkan berkonsultasi dengan sejumlah pihak sebelum memutuskan untuk menikahi Puput Nastiti Devi. Ahok mengatakan dirinya meminta pendapat dari Ibunda hingga Pendeta yang akan menikahkannya.

"Saya tentu harus minta advice pendeta juga, karena bisa saja kita salah memutuskan sesuatu makanya saya cerita pendeta yang memberkati pernikahan saya dulu, pendeta yang menikahkan saya yang kedua ya pendeta yang sama," kata Ahok dalam acara 'ISO-LATE Show 'A Conversation With BTP' yang dipandu Grace Tahir dan disiarkan live melalui akun Instagram @gthirs, Rabu (5/8/2020).

Ahok sempat mengaku dapat masukan dari temannya agar berpacaran saja. Namun dia tidak mengindahkan masukan itu.

"Teman saya bilang kau kalau mau pacaran gampang, bilang sama ceweknya, nggak ada komitmennya, dua kali aja ya, keluar negeri bareng, kalau udah landing di Soekarno Hatta bye-bye ya, nggak ada lagi urusan ya. Tapi itu kan melanggar hukum Allah yang satu lagi," kata dia.

Ahok mengakui selam berada di dalam Rutan Mako Brimob, dia memetik banyak pelajaran. Dia menyebut banyak mengevaluasi diri untuk menjadi yang lebih baik.

"Makanya saya senang masuk dalam tahanan itu betul-betul saya evaluasi diri. Saya harus tutup lembaran lama, ini adalah lembaran yang baru. Saya bukan orang yang memanfaatkan situasi, Tuhan kasih kita kesehatan, uang. Kita kan tahu sebagai orang Kristen itu karena anugerah Tuhan," tuturnya.

Tak hanya itu, Ahok juga menerima masukan dari tim politiknya agar tidak menikah lagi. Namun Ahok tetap mengikuti kata hatinya.

"Dalam evaluasi tim politik saya, bapak kalau menikah bapak hancur, difitnah. Bagi saya, saya ikutin iluminasi firman Tuhan yang sama dapatkan. Kalau orang protes, parah. Kita susah, kita berdebat sama orang susah," tuturnya.

Lebih lanjut, Ahok mengaku mendapat dukungan dari Ibunya. Saat orang-orang menyudutkan pernikahan Ahok, Ibunya langsung memberikan klarifikasi.

"Kayak Mama saya di gereja kadang kita akui orang Tionghoa kadang merasa terlalu tinggi, memang susah. Saya dari kecil dilatih Bapak saya tidak ada perbedaan suku agama ras. Di gereja orang bisa marahin saya. Kenapa anak kamu kasih nikah sama orang Jawa. Mama saya bilang orang Jawa salah apa," jelasnya.

Ahok mengatakan langkahnya semakin matang untuk meminang Puput. Dia mengatakan pernikahan tersebut adalah izin dari Tuhan.

"Yang penting saya bisa di hadapan pendeta saya di hadapan Tuhan kenapa saya bercerai kenapa saya nikah. Kalau pendapat orang, emang Tuhan ngomong sama kamu tentang saya, kan nggak juga. Kadang Pendeta-Pendeta kita ini ampun udah kayak dukun, kapan Tuhan bicara sama kamu urusan saya, urusan dia aja belum tentu beres ini," tandasnya.

(lir/imk)