Polri: 2 Buron Kelas Kakap RI di AS Kena Kasus Overstay

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 18:19 WIB
Brigjen Awi Setiyono (Bil Wahid/detikcom)
Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Awi Setiyono (Bil Wahid/detikcom)
Jakarta -

Polri mengatakan dua buron kelas kakap Indonesia yang ditangkap di Amerika Serikat (AS), Indra Budiman dan Sai Ngo Ng, masih menjalani proses hukum di AS. Mereka tersandung pelanggaran imigrasi karena overstay.

"Info dari Atase Polri KBRI Washington DC, tersangka red notice atas nama tersangka SNN dan IB saat ini berada di Amerika Serikat dan menjalani proses hukum pelanggaran imigrasi berupa overstay," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono dalam konferensi pers daring, Rabu (5/8/2020).

Awi menjelaskan, Indra ditangkap di California. Sementara itu, Sai Ngo Ng ditangkap di Texas oleh tim polisi gabungan Dallas-Texas.

"IB ditangkap oleh USMS di Highland Avenue, California. Sedangkan SNN ditangkap di Texas pada 31 Oktober 2019 oleh polisi Dallas-Texas," ucap Awi.

Dalam hal ini, Polri dan United States Marshals Service (USMS) sepakat bertukar buron mereka. USMS akan menyerahkan Indra dan Sai Ngo NG dengan syarat aparat Indonesia menemukan buron mereka.

Indra Budiman merupakan tersangka kasus penipuan dan pencucian uang Condotel Swiss Bell, Bali, pada 2015. Sementara Sai Ngo Ng merupakan tersangka kasus korupsi pengajuan 82 KUR fiktif ke Bank Jatim cabang Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan.

Pada 23 Juli lalu, Polda Bali berhasil menangkap buron USMS tersebut di Bali. Warga negara AS itu menetap di Bali dan bertahan hidup dengan memproduksi video porno.

Buron AS yang berinisial BM (50) itu diketahui masuk Bali dengan paspor palsu.

Tonton video 'Polri Janji Pulangkan 2 Buronan Indonesia yang Ditangkap di AS':

[Gambas:Video 20detik]

(aud/imk)