Ahok Demen Baca Caci Maki Netizen, tapi Tak Terima Puput-Yosafat Difitnah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 17:36 WIB
Ahok dan Puput
Foto Keluarga Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Foto: instagram

Ahok menampik bahwa dirinya kebal akan komentar negatif dan menyudutkan dia dan keluarganya. Namun dia yakin, mereka yang melancarkan fitnah itu akan mendapatkan balasannya.

"Bukan kebal, saya selalu percaya kalau orang menfitnah kita suatu hari akan dipermalukan. Kita percaya hidup ini hanya suatu kuasa ilahi. Jadi kita jadi orang tidak bisa telalu jahat, itu masih ada sesuatu yang istilahnya, langit akan menghukum," ungkapnya.

Namun demikian, Ahok mengaku ada beberapa fitnah yang dianggapnya tidak bisa diterima. Fitnah itu yang ditujukan kepada anak dan istrinya.

"Nah tentu ada beberapa hal, ada yang ngomong keterlaluan, saya pikir ini sudah terlalu ngaco ni, misalnya Yosafat dibilang anak haram, saya menikah sama ibunya resmi kok, diberkati pendeta kok," katanya.

"Orang menuduh dia pelakor, ya harusnya bagaimana pelakor saya yang memutuskan kok. Namanya ketika sosmed begitu ramai saya melakukan somasi, saya biasanya tu saya rekam video, saya bicara baik-baik, saya sampaikan bahwa istri saya bukan pelakor, anak saya bukan anak haram, dan bisanya orang yang sifatnya jahat itu dia akan terus menyerang," sambungnya.

Lebih lanjut, Ahok juga mengungkapkan alasan menempuh jalur hukum terhadap akun yang menfitnah dirinya. Dia berharap hal yang sama tidak terjadi kepada orang lain.

"Saya biasanya saya respon langsung dari IG-nya gitu, saya respon saya jelaskan seperti itu kalau orang yang memang mau nantang dia akan senang. Saya bilang hati-hati proses hukum caba aja. Kenapa saya perlu lakukan, kepada saya saja berani kamu gitukan, apalagi orang miskin," tandasnya.

Diketahui, polisi menetapkan dua tersangka kasus pencemaran nama baik Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, KS (67) dan EJ (47). Mereka adalah pemilik akun yang diduga menyebarkan ujaran kebencian kepada Ahok dan keluarganya.

Halaman

(lir/imk)