Ma'ruf Amin Minta MUI Siapkan Fatwa Jika Vaksin Corona Sudah Ada

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 16:01 WIB
Maruf Amin
Wapres Ma'ruf Amin (Foto: Dok. Istimewa)

Dengan demikian, Ma'ruf mengatakan semua negara yang berpenduduk muslim sudah menetapkan fatwa sesuai dengan kondisi darurat saat ini. Fatwa itu guna menjadi panduan bagi umat dalam menjalankan syariat Islam selama pandemi Corona.

"Oleh karena itu, para ulama di hampir semua negara, terutama yang berpenduduk muslim, merasa perlu untuk menetapkan fatwa baru yang sesuai dengan kondisi darurat atau fatwa pandemi yang berbeda dengan fatwa yang berlaku untuk kondisi normal karena fatwa tersebut dipandang sudah tidak sesuai dan tidak relevan dengan kondisi pandemi yang ada," kata dia.

Diketahui, saat ini PT Bio Farma (Persero) akan menggelar uji klinis fase 3 calon vaksin COVID-19 hasil kolaborasi dengan Sinovac, perusahaan asal China. Menteri BUMN Erick Thohir memastikan bahan baku vaksin yang diproduksi itu halal.

"Kalau nanti vaksin COVID-19 ini benar-benar uji klinisnya baik , jadi ya Insyaallah masyarakat jangan sampai ragukan karena cerita Bio Farma itu dimulai sudah cukup lama dan sudah diakui dunia, dan insyaallah bahan bakunya tadi pasti halal," ujar Erick saat mengunjungi kantor Bio Farma di Bandung, Selasa (4/8).

Erick mengatakan Bio Farma sudah menjadi salah saru pusat produksi vaksin halal. Dia menyebut negara-negara di Timur Tengah juga menjadi salah satu konsumen Bio Farma.

"Karena memang Bio Farma sudah menjadi salah satu pusat produksi vaksin halal, banyak negara-negara timur tengah yang sudah beli. Tentu untuk vaksin COVID sendiri nanti sertifikat halalnya di MUI, tapi ini bahan-bahan bakunya dan produksinya sudah siap," sambung Erick yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Halaman

(lir/imk)