Ma'ruf: Semua Kebijakan Tangkal Corona Tak Ada Manfaat Bila Rakyat Tak Patuh

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 12:29 WIB
Wapres Maruf Amin
Wapres Ma'ruf Amin (Foto: dok. Setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah telah membuat sejumlah kebijakan untuk menanggulangi pandemi virus Corona. Namun aturan itu tidak akan banyak manfaat jika rakyat mengabaikannya.

"Pemerintah telah menetapkan berbagai kebijakan dalam menanggulangi COVID-19. MUI telah menetapkan fatwa. Para ulama dari berbagai ormas Islam juga telah memberikan tausiah dan bimbingannya. Namun semua itu tidak akan banyak bermanfaat apabila masyarakat tidak mematuhinya," ujar Ma'ruf dalam webinar 'Peranan Fatwa MUI pada Masa Pandemi COVID-19 dan Dampak Hukumnya' yang diselenggarakan oleh Universitas al-Azhar Indonesia secara virtual, Rabu (5/8/2020).

Ma'ruf meminta masyarakat menaati aturan yang berlaku saat pandemi virus Corona. Dia berharap rakyat disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Oleh karena itu, yang sangat diperlukan adalah kepatuhan masyarakat menaati protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan pemerintah, fatwa MUI, dan arahan para ulama, sehingga masyarakat bersikap sami'na wa atha'na," katanya.

Ma'ruf mengatakan, saat pandemi ini, pemerintah terus melakukan upaya untuk menjaga kesejahteraan masyarakat. Guna membantu rakyat yang terdampak, pemerintah juga menyiapkan bantuan sosial.

"Dalam rangka menjaga kemaslahatan masyarakat, pemerintah juga berfokus menjaga tingkat kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang miskin dan rentan, dengan memberikan berbagai bantuan sosial. Selain itu, pemerintah berfokus memastikan tersedianya berbagai kebutuhan bahan pokok, menjaga kegiatan usaha agar tidak mengalami pemburukan yang lebih dalam," sebut dia.

"Sehingga pada saatnya nanti akan dapat cepat bergerak kembali, termasuk melalui kebijakan pemberian stimulus fiskal melalui insentif perpajakan dan berbagai kemudahan lain. Kebijakan pemerintah tersebut merupakan manifestasi dari tanggung jawabnya menjaga kemaslahatan masyarakat," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2