Sosok Hsu Ming Hu, WN Taiwan Bos Roti di Bekasi yang Tewas Dibunuh

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 15:35 WIB
Ilustrasi Bunuh Diri
Ilustrasi (Foto: dok. Thinkstock)
Jakarta -

Seorang pria WN Taiwan, Hsu Ming Hu (52), diduga dibunuh di rumahnya di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Hsu Ming Hu adalah seorang bos roti yang berlokasi di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

"Iya, yang bersangkutan ini informasinya bos roti, pemilik toko Femansa Cakes," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi detikcom, Rabu (5/8/2020).

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh rekannya yang juga WN Taiwan pada Minggu, 27 Juli 2020. Korban dilaporkan hilang lantaran sejak Sabtu, 26 Juli 2020, tidak bisa dihubungi.

Rekannya saat itu mengecek ke rumah korban di Deltamas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Namun korban tidak bisa ditemui dan dihubungi.

Menindaklanjuti laporan hilang tersebut, Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya kemudian melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya tim mendapatkan petunjuk 'jejak' korban di Subang, Jawa Barat.

Tim selanjutnya berkoordinasi dengan Polres Subang untuk mencari tahu kemungkinan korban ada di Subang. Di sisi lain, Polres Subang menemukan mayat pria tanpa identitas pada Sabtu (26/7). Terdapat sejumlah luka tusukan pada mayat tersebut.

Sosok Hsu Ming Hu, WN Taiwan Bos Roti di Bekasi yang Tewas DibunuhSosok Hsu Ming Hu, WN Taiwan bos roti di Bekasi yang tewas dibunuh (Foto: dok. Istimewa)

Hasil pencocokan sidik jari, ternyata mayat pria di Subang identik dengan korban yang dilaporkan hilang. Saat ini polisi masih mencari tahu siapa pembunuh bos roti tersebut.

Selanjutnya, tim Polda Metro Jaya melakukan olah TKP di rumah korban. Hasil olah TKP ditemukan adanya bekas ceceran dan bercak darah korban.

Olah TKP tersebut dilakukan pada Jumat (31/7) malam dipimpin Kombes Tubagus Ade Hidayat, Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Handik Zusen, Kanit 2 Subdit Resmob AKP Resa F Marasabessy, dan Kanit 5 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Rulian.

Tubagus mengatakan, dari hasil olah TKP tersebut, polisi menemukan adanya ceceran darah di rumah tersebut.

"Ceceran dan percikan darah ditemukan di kamar mandi dan di beberapa titik," jelas Kombes Tubagus Ade Hidayat, Jumat (31/7).

Selain itu, polisi menemukan kondisi tas korban acak-acakan. Belum diketahui apa saja barang korban yang hilang.

Tubagus menduga, pelaku punya cukup waktu untuk membersihkan ceceran darah di rumah korban. Hingga saat ini polisi masih mencari pelaku pembunuhan tersebut.

Tonton video '80 WN China yang Terlibat Penipuan Online Dideportasi':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/fjp)