Ledakan Besar di Beirut, Lebanon dan Penyebabnya yang Tewaskan 78 Orang

Lusiana Mustinda - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 11:31 WIB
Ledakan guncang Beiru Lebanon. (Photo by Anwar AMRO / AFP)
Ledakan besar di Beirut, Lebanon. Foto: AFP/ANWAR AMRO
Jakarta -

Ledakan Besar di Beirut, Lebanon ini terjadi kemarin (04/08) sore sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Ledakan ini terjadi di area sekitar pelabuhan dan mengguncangkan seluruh ibu kota serta menebar kepanikan di antara warga.

Dikutip CNN, sumber ledakan awalnya diyakini sebagai kebakaran besar di gudang petasan dekat pelabuhan Beirut. Ledakan Beirut tersebut terlihat seperti awan jamur dan merusak bangunan-bangunan di sekitar pelabuhan. Guncangan dari ledakan tersebut bahkan terasa jauh hingga ke Siprus yang jaraknya sekitar ratusan mil dan tercatat sebagai gempa bumi berkekuatan 3,3 di ibu kota Lebanon.

Menurut Perdana Menteri Hassan Diab, ledakan di Beirut, Lebanon terjadi di gedung amunisi yang telah ada sejak enam tahun , disimpan sejak 2014. Diab pun akan meminta pertanggungjawaban atas bencana ini. "Mereka yang bertanggung jawab atas terjadinya bencana ini dan akan membayar harganya," ujar Diab dalam pidatonya di televisi lokal.

Berikut beberapa fakta terkait ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon:


1. Terjadi Dua Ledakan


Ledakan yang terjadi di Beirut, Lebanon ada dua. Dua ledakan tersebut mengguncang ibu kota Lebanon dan data terakhir disebutkan menewaskan 78 orang dan ribuan orang terluka. Dua ledakan tersebut juga merusak jendela hingga gedung-gedung di seluruh kota.


2. Awalnya Diduga Kebakaran Besar


Dilansir CNN, ledakan pertama diyakini adalah sebagai ledakan besar di sebuah gedung petasan di dekat pelabuhan Beirut, Lebanon. Namun dua ledakan yang terjadi hampir bersamaan ini disebut bersumber dari bahan peledak yang disita bertahun-tahun dan disimpan di pelabuhan kota.

Kepala Keamanan Abbas Ibrahim mengatakan, "Sepertinya ada gudang yang berisi material yang disita bertahun-tahun lalu dan sepertinya material tersebut sangat mudah meledak," tutur pejabat keamanan senior tersebut.

Ledakan guncang Beiru Lebanon. (Photo by Anwar AMRO / AFP)Ledakan guncang Beiru Lebanon. (Photo by Anwar AMRO / AFP) Foto: AFP/ANWAR AMRO

3. Ledakannya Seperti Bom Atom


Bak bom atom, ledakan di Beirut awalnya dimulai dengan dentuman keras yang menimbulkan kepulan asap yang sangat besar. Ledakan di Beirut, Lebanon memicu timbulkan bola api raksasa berwarna oranye ke langit Beirut dan diikuti dengan gelombang kejut yang terlihat seperti angin tornado yang seakan-akan menyapu Beirut.

Disebut seperti bom atom, karena ledakan ini sangat besar hingga mengguncang seluruh kota Beirut dan suara ledakannya dilaporkan terdengar di seluruh negara Lebanon. Getaran dari ledakan ini terasa sampai ke Nikosia, ibu kota negara kepulauan Siprus yang jaraknya 240 kilometer.

Ledakan guncang Beiru Lebanon. (Photo by Anwar AMRO / AFP)Ledakan guncang Beiru Lebanon. (Photo by Anwar AMRO / AFP) Foto: AFP/ANWAR AMRO

4. Penyebab Ledakan Beirut Lebanon


Penyebab ledakan di Beirut, Lebanon diduga bersumber dari ribuan ton amonium nitrat yang tersimpan dalam gudang pelabuhan. Dilaporkan oleh AP News, Menteri Dalam Negeri Mohammed Fahmi mengatakan ledakan Beirut disebabkan oleh lebih dari 2.700 ton amonium nitrat yang disimpan di sebuah gedung di dermaga sejak disita dari sebuah kapal kargo pada tahun 2014.

Amonium nitrat merupakan senyawa kimia yang sering digunakan untuk meningkatkan kandungan nitrogen pada pupuk pertanian. Amonium nitrat sangat berbahaya ketika bersentuhan dengan api.

5. Desas-desus Serangan


Ledakan Beirut yang terjadi di Lebanon memang berlangsung di tengah ketegangan yang sedang berlangsung antara Israel dan juga kelompok militer Hizbullah di perbatasan selatan Lebanon. Banyak warga yang melaporkan mendengar pesawat di atas kepala sebelum ledakan muncul. Tentu hal ini menimbulkan desas-desus serangan dari Israel.

Namun seorang pejabat pemerintah Israel mengatakan, "Israel 'tidak ada hubungannya' dengan ledakan di Beirut tersebut."

(lus/erd)