Seputar Amonium Nitrat yang Diduga Jadi Penyebab Ledakan di Lebanon

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 11:15 WIB
Dua ledakan besar mengguncang area pelabuhan di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8) waktu setempat. Selain menghancurkan jendela gedung, ledakan ini juga merusak sejumlah mobil.
Foto: Ledakan di Beirut, Lebanon (AP Photo/Hussein Malla)
Beirut -

Otoritas Lebanon menyebut penyebab ledakan di Pelabuhan Beirut kemungkinan adalah amonium nitrat. Amonium nitrat adalah zat kristal tak berbau yang biasa digunakan sebagai pupuk. Zat ini diketahui telah menjadi penyebab berbagai ledakan di sektor industri selama beberapa dekade terakhir.

Seperti dilansir AFP, Rabu (5/8/2020), ledakan yang disebabkan zat ini pernah terjadi di pabrik pupuk Texas, Amerika Serikat (AS) pada tahun 2013 yang menewaskan 15 dan disengaja, dan terjadi di sebuah pabrik kimia di Toulouse, Prancis pada 2001 yang menewaskan 31 orang tetapi tidak disengaja.

Untuk diketahui, ketika dikombinasikan dengan bahan bakar minyak, amonium nitrat menciptakan peledak kuat yang banyak digunakan oleh industri konstruksi, tetapi juga oleh kelompok pemberontak seperti Taliban untuk bahan peledak improvisasi.

Zat itu juga merupakan komponen dalam bom di balik serangan Kota Oklahoma tahun 1995.

Di bidang pertanian, pupuk amonium nitrat diaplikasikan dalam bentuk granul dan cepat larut di bawah kelembapan, memungkinkan nitrogen - yang merupakan kunci pertumbuhan tanaman - untuk dilepaskan ke tanah.

Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab, mengatakan ada 2.750 metrik ton amonium nitrat yang telah disimpan selama bertahun-tahun di sebuah gudang di pinggir kota Beirut yang meledak itu. Ledakan itu telah menewaskan puluhan orang dan menyebabkan kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya di ibukota Lebanon.

Selanjutnya
Halaman
1 2