Masamba Banjir Lagi, Gubernur Sulsel Minta Segera Revitalisasi Sungai

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 08:49 WIB
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Nurdin Abdullah (Foto: Muhammad Nur Abdurrahman)
Luwu Utara -

Banjir kembali menggenangi pemukiman warga Masamba dengan ketinggian rata-rata 50 cm pasca terjadi hujan deras malam tadi. Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah memerintahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara segera melakukan revitalisasi sungai.

"Daerah Masamba yang menjadi sasaran banjir dikosongkan dulu, bagaimana pun juga sungai kita tidak bekerja normal, karena sedimentasi yang begitu tinggi, sehingga membuat aliran sungai tidak bekerja secara optimal. Saya berharap segera dilakukan revitalisasi sungai dan itu menjadi tugas kita, kita sudah bagi tugas," ujar Nurdin dalam keterangannya, Rabu (5/8/2020).

Nurdin menjelaskan, pasca terjadi banjir bandang pertengahan Juli lalu, Pemprov Sulsel telah berbagi tugas dengan Kementerian PUPR bersama Pemkab Luwu Utara yang akan melakukan revitalisasi sungai. Pemprov Sulsel sendiri saat ini sudah mulai membangun rumah hunian sementara sekitar 100 unit untuk korban banjir bandang Masamba.

Pemprov Sulsel menggelontorkan dana pembangunan hunian sementara dengan anggaran sebesar Rp 10 miliar dan dana tanggap darurat yang telah disalurkan Rp 5 miliar.

"Kementerian Sosial juga turun dengan Program Jaring Pengaman Sosial, Kementerian PUPR juga turun dengan program strategis yang akan dilakukan, terutama konektivitas jalan provinsi, pembuatan tanggul dan revitalisasi sungai. Kemarin Menko PMK datang itu akan menyumbang rumah hunian tetap," pungkas Nurdin.

Diberitakan sebelumnya, air Sungai Masamba, Luwu Utara, Sulsel, kembali meluap Selasa (4/8) kemarin. Warga sempat panik dan berlarian mencari tempat aman.

Hingga Selasa malam pukul 18.30 Wita, air Sungai Masamba kembali merendam rumah warga di sekitar Kecamatan Masamba dengan ketinggian 30-60 cm.

Bencana banjir bandang juga terjadi di beberapa kecamatan di Luwu Utara, 13 Juli lalu, menewaskan 38 warga Luwu Utara. Dilaporkan sekitar 14.483 orang yang mengungsi akibat rumahnya terendam banjir lumpur dan material kayu lainnya.

Tonton video 'Jokowi Kirim 10 Ribu Paket Sembako ke Korban Banjir Luwu Utara':

[Gambas:Video 20detik]



(mna/lir)