Round-Up

Gegara Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki Bisa Dipidana

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 22:39 WIB
gedung kejagung
Foto: Gedung Kejagung (dok detikcom)

Kejagung tak berhenti di situ. Urusan Pinangki kini diteruskan ke Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Dirdik pada Jampidsus Febri Ardiansyah mengaku saat ini tengah mengkaji kemungkinan jeratan pidana untuk Pinangki.

"Berkas pemeriksaan jaksa P (Pinangki) telah sampai di Pidsus dan kita terima dan kemarin kita lakukan pendalaman oleh teman-teman jaksa di Pidsus. Kemudian tahapannya nanti akan sampai ke saya selaku Dirdik. Nanti akan kita usulkan berikut apa hasil pendalaman apakah ini akan ditindaklanjuti oleh penyelidikan atau tidak, nanti kita lihat hasilnya," ujar Febri.

Dalam Keputusan Presiden Nomor 55 Tahun 1991 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia disebutkan mengenai tugas dan wewenang Jampidsus. Pada Pasal 20 aturan itu disebutkan sebagai berikut:

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus mempunyai tugas dan wewenang melakukan penyelidikan, penyidikan, pemeriksaan tambahan, penuntutan, melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan, pengawasan terhadap pelaksanaan keputusan lepas bersyarat dan tindakan hukum lain mengenai tindak pidana ekonomi, tindak pidana korupsi, tindak pidana subversi dan tindak pidana khusus lainnya berdasarkan peraturan perundang-undangan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Jaksa Agung.

Ketika ditanya apakah ada dugaan aliran uang dari Djoko Tjandra kepada Pinangki, Febri menjawab hal tersebut masih didalami.

"Semua masih kita dalami hasil pemeriksaan di pengawasan dan kita baru mulai ini baru sampai kemarin. Jaksa pidsus tentu segera kita ambil sikap. Bagaimana hasil dari pendalamannya dari pengawasan tersebut," ujar Febri.

"Kita akan perdalam dululah. Yang jelas kita akan transparan, yang jelas kita tindak jaksa P (Pinangki) tersebut dan kita ini akan putuskan apakah jaksa P terlibat atau tidak di sisi pidananya. Tentunya akan kita perdalam," imbuhnya.

Halaman

(aan/idn)