IPW Ungkap Kasus 2 Buron Kakap Indonesia yang Ditangkap di AS

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 19:57 WIB
Ilustrasi buron, buronan, buron ditangkap (Andhika-detikcom)
Ilustrasi Buron (Andhika/detikcom)
Jakarta -

Dua buron kelas kakap Indonesia ditangkap di Amerika Serikat (AS). Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) mengungkap kasus dua buron bernama Indra Budiman dan Sai Ngo Ng.

"Kasus Indra Budiman adalah kasus penipuan dan money laundering terkait penjualan Condotel (Condominium Hotel) Swiss-Bell di Kuta Bali," kata Neta dalam keterangannya, Selasa (4/8/2020).

Dia mengatakan terkait kasus Indra Budiman, seorang bernama Christopher Andreas Lie telah ditangkap Subdit Fiskal Moneter dan Devisa Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Mei 2015. Neta mengatakan Indra Budiman dan Christopher diketahui menipu 1.157 orang dengan kerugian Rp 800 miliar.

"Pelaku dan rekannya, Indra Budiman, melakukan penipuan dengan membuat perusahaan konsultan properti yang menjual apartemen dan condotel dengan harga Rp 1 miliar lebih. Ada 12 properti yang mereka jual. PT Royal Premier Internasional bentukan keduanya menawarkan properti dikemas dengan program investasi emas dan asuransi," ujar Neta.

"Iming-iming yang dilancarkan adalah balik modal di tahun ke-10 hingga ke-15. Nasabah juga mereka janjikan keuntungan, cash back sebesar 2 persen, dan mendapatkan hadiah kendaraan mewah. Dalam kasus ini, Christopher melakukan kontrak pembelian dengan developer atas nama korban, namun tidak membayarkan uang customer sepenuhnya," tambahnya.

Neta mengatakan seribu lebih korban tersebar di Jakarta, Bandung, Bali, dan Yogyakarta. Dia mengatakan uang korban digunakan untuk trading dan investasi hingga untuk membeli rumah, tanah, dan kendaraan pribadi.

Tonton video 'Buronan Amerika Serikat Ditangkap di Bali':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2