Polisi Usut Dugaan Korupsi APD di Dinkes Sulsel

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 17:14 WIB
Kapolrestabes Makassar Kombes Yudhiawan Wibisono
Foto: Kapolrestabes Makassar Kombes Yudhiawan Wibisono (Hermawan M/detikcom)
Makassar -

Polisi tengah menyelidiki dugaan korupsi alat pelindung diri (APD) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel). Penyelidikan tersebut berjalan seriringan dengan penyelidikan insiden kebakaran di kantor Dinkes Sulsel beberapa waktu lalu.

"Ini ada tim Tipikor di Dinas Kesehatan mengecek kasus dugaan korupsi masalah APD," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Yudhiawan Wibisono kepada detikcom pada Selasa (4/8/2020).

Kasus dugaan korupsi APD di Dinkes Sulsel tersebut mulai diusut polisi setelah adanya laporan masyarakat ke polisi terkait dugaan korupsi tersebut.

"Memang ada laporan sebelumnya dia," sebut Yudhiawan Wibisono.

Saat ditanya awal mula dugaan kasus ini, Yudhiawan mengaku belum bisa menjawab lebih banyak dengan alasan belum menerima laporan lengkap dari penyidik. Yudhiawan pun hanya menjelaskan awal mula ia menerima laporan dari penyidik.

"Saya belum dapat rincian itu. Saya baru dikasi tahu juga Kasat Reskrim bahwa dia sudah sekalian menyelidiki masalah APD," ujar Yudhiawan.

"Jadi saya pertama tuh tahunya hanya kebakaran saja. Setelah itu Kasat Reskrim 'Pak ini bukan hanya kebakaran yang kami lidik, tapi penyelidikan tipikor (tindak pidana korupsi) di Dinas Kesehatan," sebut terang Yudhiawan.

Yudhiawan juga mengatakan bahwa belum ada dugaan kerugian negara, penyidik dari Unit Tipikor Polrestabes Makassar masih melakukan penyelidikan awal. Dia menyebut kasus itu sehubungan dengan adanya hibah 4.000 APD di lingkup Dinkes Sulsel.

"Belum, belum ada (dugaan kerugian negara). Penyidik masih ambil data di Dinkes," pungkas Yudhiawan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Heru mengatakan, kasus dugaan korupsi hibah APD di Dinkes Sulsel masih dalam kelengkapan awal.

"Baru sebatas info, masih pulbaket kebenarannya," ucap Agus saat dimintai konfirmasi terpisah.

Tonton video 'Ada yang Buang Sembarangan APD Bekas di TPU':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)