Polisi Periksa 4 Saksi Soal Insiden Kebakaran Dinkes Sulsel

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 13:52 WIB
Api kembali muncul di sisa material di kantor Dinkes Sulsel. Seorang petugas terluka dan dilarikan ke RS (dok Istimewa)
Foto: Lokasi kebakaran di kantor Dinkes Sulsel. (dok Istimewa).
Makassar -

Polisi memeriksa 4 orang saksi terkait penyelidikan peristiwa kebakaran di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel). Para saksi itu merupakan saksi mata di lokasi saat kebakaran terjadi.

"Kalau untuk pemeriksaan ini baru 4 saksi yang sudah diperiksa," ucap Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea Iptu Muhlis saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (4/8/2020).

Keempat saksi yang dimintai keterangan itu merupakan seorang cleaning service bernama Yoyo. Selain itu juga tiga orang anggota Satpol PP Sulawesi Selatan masing-masing bernama Abdul Azis, Zakaria, dan Martaling.

"Yang Satpol PP ini adalah mereka yang sementara jaga di lokasi waktu itu (saat kebakaran)," sebut Muhlis.

Selanjutnya, polisi sedang mengagendakan pemeriksaan saksi lainnya dari para staf di Dinkes Sulsel, yakni dari staf Keuangan dan staf perencanaan.

"Sementara ini kita mau periksa stafnya lagi ini, mereka sudah kita undang untuk memberi klarifikasi, termasuk staf keuangan dan staf perencanaan, kayaknya ada 4 orang," sebut Muhlis.

Sayangnya, Muhlis sejauh ini belum dapat membeberkan fakta-fakta pemeriksaan saksi. Dia menyebut tim penyidik gabungan Polsek Tamalanrea dan Polrestabes Makassar masih menunggu hasil temuan Labfor Polri selaku pihak yang tengah menyelidiki penyebab kebakaran di Dinkes Sulsel, apakah disengaja atau tanpa sengaja.

"Artinya kita menunggu hasil Lab dulu," katanya.

Kantor Dinkes Sulsel di Jalan Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, Makassar, mengalami kebakaran pada Kamis (30/7). Insiden yang diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 06.00 Wita tersebut dilaporkan menghanguskan sejumlah ruangan di lantai 2.

Dari data yang dihimpun sejumlah ruangan yang terbakar di lantai 2 tersebut di antaranya ruang Kepala Dinas, ruang PSDK (pelayanan dan sumber daya kesehatan), serta ruangan bagian keuangan, bagian program, dan data.

Beruntung api dapat dikuasai petugas Dinas Pemadam Kebakaran Makassar dalam durasi sekitar 2 jam. Meski ada peristiwa ini, api diklaim oleh Dinkes Sulsel tidak menjalar ke area Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK), tempat pemeriksaan spesimen swab untuk tes COVID-19, yang berada di samping kantor Dinkes Sulsel.

Tonton video 'Kebakaran Maut di Barru Sulsel, Ibu dan Anak Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



(elz/ear)