Penumpang Meningkat 60%, KAI Tambah Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 22:08 WIB
Petugas memeriksa kelengkapan dokumen calon penumpang Kereta Api (KA) di Stasiun KA Madiun, Jawa Timur, Rabu (8/7/2020). Pemkot Madiun bersama Polres Madiun Kota dan PT KAI Daerah Operasi 7 Madiun meluncurkan Stasiun Tangguh Semeru Covid-19 Stasiun Tangguh Semeru yang beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Siswowidodo/foc.
Foto: ANTARA FOTO/SISWOWIDODO
Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat adanya peningkatan penumpang sebanyak 60% di bulan Juli. Hal itu membuat perseroan kembali menambah perjalanan tujuh kereta api jarak jauh secara bertahap pada akhir pekan dan tanggal tertentu di bulan Agustus.

Tujuh Kereta Api Jarak Jauh tersebut adalah KA Harina (Bandung - Surabaya Pasar Turi PP), Senja Utama Solo (Solo Balapan - Pasar Senen), Mataram (Pasar Senen - Solo Balapan), Matarmaja (Pasar Senen - Malang pp), Pasundan (Bandung Kiaracondong - Surabaya Gubeng pp), Wijayakusuma (Cilacap - Ketapang pp), dan Sawunggalih (Pasar Senen - Kutoarjo pp).

"Kereta Api tersebut kami jalankan kembali setelah melihat minat masyarakat yang terus tumbuh untuk menggunakan transportasi kereta api," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Senin (3/8/2020).

Dengan demikian, sampai dengan 2 Agustus 2020, terdapat kenaikan 14% pada rata-rata jumlah perjalanan KA per hari di Agustus 2020 yaitu sebanyak 178 KA perhari dibanding 155 KA perhari pada Juli 2020.

Pada bulan Juli ini, KAI melayani 1.122.357 pelanggan, naik 60% dibanding dengan volume pelanggan pada Juni sebesar 699.309 pelanggan. Adapun rinciannya yaitu volume pelanggan KA Jarak Jauh pada Juli sebanyak 215.796 pelanggan, naik 224% dibanding Juni sebanyak 66.687 pelanggan dan volume pelanggan KA Lokal pada Juli sebanyak 906.561 pelanggan, naik 43% dibanding Juni sebanyak 632.622 pelanggan.

"Kenaikan volume pelanggan tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terus tumbuh terhadap layanan KAI yang dapat diandalkan di tengah pandemi," ungkapnya.

Joni menilai peningkatan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti menghadirkan discount tiket, undian berhadiah, libur hari raya Idul Adha, penambahan jadwal perjalanan secara bertahap, dan hadirnya layanan rapid test COVID-19 dengan harga terjangkau di stasiun.

Layanan rapid test di stasiun hasil kerja sama KAI dan Rajawali Nusindo tersebut sangat diminati oleh calon pelanggan. Terbukti sampai dengan 2 Agustus, terdapat 7.340 calon pelanggan yang menggunakan layanan rapid test di 12 stasiun atau rata-rata 1.048 peserta setiap harinya.

Meski terjadi peningkatan perjalanan kereta api, KAI berkomitmen menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan menggunakan kereta api dengan aman, selamat, nyaman, dan sehat sampai di stasiun tujuan.

"Pelanggan yang naik kereta api diharuskan memakai masker, suhu tidak melebihi 37,3 derajat, dalam kondisi sehat (tidak demam, batuk, flu, dan sesak napas), serta mengimbau pelanggan untuk memakai pakaian lengan panjang," terangnya.

Khusus untuk pelanggan KA Jarak Jauh diminta untuk menunjukkan Surat Bebas COVID-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test , mengenakan face shield selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan.

Adapun bagi pelanggan dewasa, face shield akan disediakan KAI. Sedangkan pelanggan dengan usia dibawah 3 tahun (infant) agar membawa face shield pribadi. Serta mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

Tiket dapat dipesan mulai H-7 keberangkatan secara online melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, dan mitra resmi penjualan tiket KAI lainnya. Sedangkan loket di stasiun hanya melayani penjualan tiket mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api.

"Penambahan kereta api di bulan Agustus ini kami harap dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi nasional dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat," pungkas Joni. Berikut jadwal penambahan kereta api.

KAIKAI Foto: KAI
KAIKAI Foto: KAI

(mul/ega)