Duda di Buleleng Bali Nikahi 2 Wanita Sekaligus

Angga Riza - detikNews
Minggu, 02 Agu 2020 22:41 WIB
I Made Sukartayasa dan kedua istrinya
Foto: I Made Sukartayasa dan kedua istrinya (dok. Istimewa)
Denpasar -

Seorang pria di Buleleng, Bali I Made Sukartayasa (39) membuat sejumlah orang tercengang. Sukartayasa menikahi 2 orang wanita Luh Kariasih (29) dan Komang Sri Parwati (25) secara bersamaan.

Sukertayasa membeberkan bahwa ia merupakan seorang duda yang ditinggal oleh sang istri saat melahirkan anak pertama. Foto pernikahan Sukertayasa juga sempat viral di media sosial.

"Awalnya sudah pernah (menikah) tapi pas melahirkan langsung meninggal almarhum. Terus habis itu status saya duda setelah duda itu baru pacaran yang dengan kedua-duanya ini," kata Sukartayasa saat dihubungi detikcom, Minggu, (2/8/2020).

Sukartayasa menceritakan, awalnya ia berpacaran dengan satu orang perempuan aja. Namun karena pacarnya waktu itu jauh dengan dirinya akhirnya dia memutuskan untuk berselingkuh.

"Saya kan sembunyi-sembunyi dulu karena yang pendekan itu kerjanya di kota jarang pulang dia saya pacaran lagi sama karyawan sendiri di rumah gitu. Akhirnya berjalan 2 tahunan ketahuan sama yang di kota ini saya punya pacar lagi gitu," jelas Sukaryasa.

Sukartayasa mengaku bahwa hubungannya dengan dua wanita itu tak serta-merta berjalan mulus hingga ke pelaminan. Dia mengatakan sebelum menikah, dua gadis yang menjadi kekasihnya sempat berkomunikasi.

"Setelah itu baru sempat cekcok waktu itu saya kan bingung jadinya disuruh memilih sama kedua-duanya siapa yang kamu pilih sekarang. Saya sama ini udah nyaman sama ini udah nyaman keduanya-duanya masak harus saya pilih, tidak saya kasih jawaban langsung akhirnya yang kerja di kota ini 3 harinya lagi dia kerja dari tempat kerja nelpon minta nomer telpon cewek saya yang di rumah itu, saya kirain minta nomer telpon mau bertengkar dia, terus akhirnaya tak kasih langsung habis itu selang setengah dia nelpon saya bilang saya tadi sudah bilang ke rumah saya sudah sepakat untuk memadu mau gitu pernikahanya di hari yang sama," tambah Sukartayasa.

Sementara itu, Sukartayasa juga sempat meminta solusi kepada kepala lingkungan desa adat setempat. Setelah diperbolehkan akhirnya Sukartayasa memutuskan menikahi ke dua pacarnya, Kamis (30/8) lalu.

"Saya bingung gimana ngasih tau orang tua nanti kok tumben ada nikah 1 haru bersamaan gitu kan setelah saya kasih tahu orang tua rupanya ikut stres akhirnya cerita sama-temenya, dan dikasih tahu sama temenya, biarin aja mungkin itu jodohnya anaknya pak gitu, akhirnya saya minta permintaan pertimbangan dari klien adat di sini di bali kan adat ynag di pakai," tandas Sukartayasa.

(lir/lir)