Longsor Timbun Jalan Trans Sulawesi Donggala, Ambulans Bawa Jenazah Terjebak

M Qadr - detikNews
Minggu, 02 Agu 2020 17:45 WIB
Jalan Trans Sulawesi di Donggala tertimbun longsor (Foto: Istimewa)
Jalan Trans Sulawesi di Donggala tertimbun longsor (Foto: Istimewa)
Donggala -

Intensitas hujan yang cukup tinggi menyebabkan 4 titik di Jalan Trans Sulawesi wilayah Pantai Barat Donggala, Sulawesi Tengah, tertimbun longsor. Sebuah ambulans yang membawa jenazah pun terjebak hingga berjam-jam.

Kepala BPBD Donggala Akris Fattah mengungkapkan 4 titik yang tertutup material akibat longsor tepatnya berada di Desa Bou dan Desa Pesik, Kecamatan Sojol, Donggala. Akris mengatakan, sejak pagi tadi, pembersihan sudah dilakukan di lokasi.

"Ada 4 titik longsor terjadi Sabtu kemarin di pegunungan Bou dan Pesik. Titik longsor besar ada di pegunungan Pesik. Dua titik sudah dibersihkan material yang menutupi badan jalan. Namun dua di antaranya masih dalam tahap pembersihan," ucap Akris kepada detikcom, Minggu (2/8/2020).

Akris menjelaskan titik longsor itu bukanlah kawasan permukiman, melainkan jalan lintasan Pantai Barat Trans Sulawesi yang menghubungkan daerah Kota Palu dengan Kabupaten Donggala, Kabupaten Toli-toli, Kabupaten Buol, dan Provinsi Gorontalo.

Sementara itu, warga Desa Bau, Siska, mengatakan longsor terjadi pada Sabtu (1/8) kemarin. Sebuah mobil ambulans pun terjebak selama 7 jam lantaran jalan tak bisa dilintasi.

"Banjir longsor itu terjadi Sabtu (2/8) kemarin, tepatnya di pegunungan Desa Bou dan Desa Pesik, Kecamatan Sojol. Mobil ambulans yang bawa mayat terpaksa harus dievakuasi dengan cara ditandu oleh warga menggunakan sarung dan kayu," ungkap Siska saat dihubungi.

Jalan Trans Sulawesi di Donggala tertimbun longsor (Foto: Istimewa)Warga mengevakuasi jenazah dari ambulans yang terjebak longsor. (Foto: Istimewa)

Siska mengungkapkan mobil ambulans yang terjebak itu membawa jenazah. Jenazah tersebut rencananya akan dibawa menuju Kabupaten Buol dari wilayah Kota Palu.

"Sampai hari ini jalan poros masih terputus dan belum bisa dilalui, baik dari roda dua maupun roda empat. Hal itu karena material bebatuan pegunungan turun menutupi badan jalan," katanya.

Tidak ada korban jiwa atas kejadian longsor tersebut. Meski demikian, terdapat sejumlah kendaraan terjebak akibat longsor ini.

(mae/mae)