RS Rujukan Corona di Bogor Jadi Klaster Baru, 10 Orang Tertular COVID-19

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 02 Agu 2020 14:04 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Bogor -

RS Azra di Kota Bogor menjadi klaster baru setelah 10 orang di rumah sakit itu tertular virus Corona. Sepuluh orang itu bukan tenaga medis.

"(RS) Azra (Bogor) total ada 10 (yang positif virus Corona). Enam warga Kota (Bogor), empat warga Kabupaten (Bogor)," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat dihubungi, Minggu (2/8/2020).

Dedie menjelaskan tidak ada dokter dan perawat yang positif terinfeksi COVID-19 dari RS ini. Dia mengatakan 10 orang yang positif virus Corona itu adalah security, petugas parkir, dan pegawai frontliner.

Ke-10 pegawai RS Azra Bogor ini, lanjutnya, diketahui positif terinfeksi COVID-19 pada 31 Juli lalu. Sedangkan untuk penyebab adanya orang di RS ini yang terinfeksi virus Corona, Dedie mengaku Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih melakukan penelusuran.

"Ya bisa saja dari orang masuk dari tempat parkir kan, bisa juga. Atau bisa dari mana aja, dari tempat ganti baju, dari kantin, dari mana aja. Lagi ditelusuri ini (penyebab ada kasus positif COVID-19 di RS Azra Bogor)," terangnya.

Dia menambahkan ke-10 orang ini berstatus orang tanpa gejala (OTG). Mereka yang terinfeksi COVID-19 menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Belum diketahui apakah RS Azra Bogor akan ditutup sementara waktu atau tidak. Sebab, kata Dedie, Pemkot Bogor masih menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) terkait adanya kasus positif virus Corona di RS Azra.

"Kan (RS Azra Bogor) ini rujukan provinsi. Kita lagi koordinasi dengan Dinkes (Dinas Kesehatan) Provinsi Jabar tentang treatment-nya apa. Apakah masih dijadikan rujukan COVID atau ada kebijakan lain dari provinsi. Ini kita lagi tunggu," tandas dia.

Tonton video 'WHO: Efek Pandemi Corona Terasa Hingga Puluhan Tahun ke Depan':

[Gambas:Video 20detik]



(imk/imk)