8 Orang Keluarga Bos Restoran di Bogor Positif Corona, Sang Ayah Meninggal

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 02 Agu 2020 13:01 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Delapan orang yang berasal dari 1 keluarga di Bantarjati, Kota Bogor, terinfeksi COVID-19. Sang ayah yang merupakan pemilik restoran telah meninggal dunia.

"(Keluarga yang terinfeksi COVID-19 itu) 6 (orang domisili) Kota (Bogor), 2 (warga) Kabupaten (Bogor). Hari ini yang pemiliknya (bos restoran) meninggal, di RSUD Kota Bogor," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat dihubungi, Minggu (2/8/2020).

Dedie menambahkan keluarga ayah yang juga positif terinfeksi virus Corona menjalani perawatan di rumah sakit (RS). Sebagian anggota keluarga lainnya juga menjalani isolasi mandiri di rumah.

Dia pun mengatakan Rumah Makan Pondok Bahrein, di Jalan Pandawa Raya, Bogor Utara, yang merupakan usaha yang dikelola sang ayah, menjadi klaster penyebaran COVID-19. Restoran ini ditutup sementara selama 14 hari.

"Sudah kita lakukan penyemprotan (disinfektan), nah 2 hari yang lalu. Nanti paling kita akan lakukan lagi pengecekan, yang pasti restoran itu ditutup sampai 14 hari ke depan. Tetapi karena yang terjangkit ini cukup banyak, kita lihat perkembangan situasinya seperti apa," ucapnya.

Wakil Wali Kota Bogor ini menerangkan ada 17 orang yang melakukan kontak erat dengan 1 keluarga ini. Untuk pegawai restoran, belum ada yang terinfeksi virus Corona. Dedie mengungkapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih menunggu hasil swab test ke pegawai ayah tersebut.

"Untuk sementara keluarga semua," katanya.

Keluarga pemilik restoran ini merupakan salah satu klaster keluarga yang tertular virus Corona di Kota Bogor. Selain klaster keluarga, Pemkot Bogor menemukan klaster baru di RS Azra.

Tonton video 'WHO: Efek Pandemi Corona Terasa Hingga Puluhan Tahun ke Depan':

[Gambas:Video 20detik]



(imk/imk)