Bundaran HI Masih Ramai Pesepeda-Pejalan Kaki Meski Tak Ada CFD

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 02 Agu 2020 09:30 WIB
Warga masih ramai mendatangi CFD di kawasan Bundaran HI (Foto: Wilda/detikcom)
Warga masih ramai mendatangi CFD di kawasan Bundaran HI.
Jakarta -

Hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, belum diberlakukan hingga hari ini. Namun, warga yang berolahraga masih tetap memadati kawasan itu.

Pantauan detikcom di Bundaran HI, Jakarta Pusat, sekitar pukul 07.10 WIB, Minggu (2/8/2020), warga yang didominasi pesepeda berdatangan mengayuh mengelilingi air mancur. Mereka terdiri dari berbagai kalangan, dari orang tua, remaja, hingga anak-anak.

Warga menyebar ke ruas jalan khusus kendaraan dan berimpitan dengan pemotor serta pengguna roda empat. Jalur pop-up sepeda terlihat dijadikan tempat singgah sementara.

Pesepeda sering kali mengayuh pelan agar tidak bertubrukan. Tak sedikit juga yang berhenti untuk berswafoto dengan latar belakang ikon Bundaran HI, yaitu air mancur.

Warga masih ramai mendatangi CFD di kawasan Bundaran HI (Foto: Wilda/detikcom)Warga masih ramai mendatangi CFD di kawasan Bundaran HI.

Sesekali terlihat pengguna kendaraan roda dua dan roda empat mengurangi kecepatannya agar tidak terjadi kecelakaan. Pemobil dan pemotor terlihat kebingungan mencari celah jalan yang bisa dilalui karena tertutup ramainya pesepeda.

"Mohon Bapak/Ibu/Adik-adik yang bersepeda santai tolong gunakan jalur pop-up, pelari gunakan trotoar," sahut salah seorang petugas Dinas Perhubungan dengan pengeras suara sembari berkeliling.

Selain pesepeda, banyak warga yang sekadar berjalan-jalan. Sayangnya, tak semua warga mematuhi protokol kesehatan yang ada.

Masih ada warga yang tidak memakai masker. Ada pula yang mengenakannya hanya di dagu. Selain itu, ada warga yang masih nekat membawa anak di bawah umur 9 tahun.

Terlihat aparat TNI-Polri, Satpol PP, dan dinas perhubungan berjaga di lokasi. Mereka senantiasa menertibkan warga yang tak memakai masker serta berkerumun.

(mae/mae)