Pimpinan MPR Potong Gaji 20% untuk Korban Banjir Jember
Selasa, 03 Jan 2006 17:13 WIB
Jakarta -
Pimpinan MPR RI akan mengalokasikan 20 persen gajinya untuk membantu korban bencana banjir bandang di Jember, Jawa Timur, yang menelan korban jiwa sedikitnya 59 orang. Pimpinan MPR berharap pimpinan lembaga negara lainnya mengikuti langkah tersebut."Kami amat prihatin dan duka yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat banjir bandang di Jember. Untuk itu kami menyepakati memotong gaji pimpinan sekitar 20 persen," kata Ketua MPR Hidayat Nurwahid saat jumpa pers yang didampingi Wakil Ketua MPR AM Fatwa, Muryati Soedibyo, dan Aksa Mahmud di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/1/2006).Menurut Hidayat, langkah yang dilakukan oleh pimpinan MPR ini diharapkan dapat diikuti oleh pimpinan DPR, DPD, dan pimpinan lembaga negara lainnya. "Angka 20 persen jangan dilihat dari nilai rupiahnya. Tapi harus dilihat dari semangat solidaritas dan kepeduliannya terhadap sesama warga bangsa yang tertimpa musibah," kata Hidayat.Selain itu Hidayat juga meminta Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Jember untuk lebih sigap dan tanggap dalam mengatasi bencana tersebut, karena merekalah yang lebih paham atas kultur dan geografis.Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI Zaenal Ma'arif mengatakan dirinya setuju dan mendukung usulan dari pimpinan MPR. "Saya sepakat juga. Saya akan alokasikan seperti itu," ujarnya.Dikatakan dia, pimpinan DPR dalam waktu dekat akan membentuk tim yang akan diberangkatkan untuk meninjau lokasi terjadinya banjir bandang. Kemungkinan besar anggota tim ini akan terdiri dari anggota Komisi VIII yang membidangi masalah sosial. "Untuk jumlah dan anggotanya siapa, akan ditentukan pada rapat pimpinan hari Kamis," ujarnya.Zaenal juga mengingatkan kepada semua pemerintah daerah untuk hati-hati, karena Januari-Februari ini rawan bencana alam.
(san/)










































