Koridor 8 Dikeluhkan Bau Sampah Saat Malam Hari, TransJ Buka Suara

Koridor 8 Dikeluhkan Bau Sampah Saat Malam Hari, TransJ Buka Suara

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Selasa, 22 Sep 2026 09:08 WIB
Kabar baik datang bagi warga Jakarta. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tarif Transjakarta tidak mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Keputusan ini diambil setelah rencana penyesuaian tarif ditunda hingga waktu yang belum ditentuk
Ilustrasi Transjakarta (Mohammad Farrel/detikcom)
Jakarta -

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) merespons keluhan penumpang terkait kondisi layanan malam hari di Koridor 8 rute Lebak Bulus-Pasar Baru. Keluhan tersebut disampaikan melalui media sosial dan menyoroti adanya bau tak sedap saat menaiki bus Transjakarta di atas pukul 00.00 WIB.

Keluhan tersebut disampaikan melalui media sosial Threads seperti dilihat detikcom pada Selasa (22/9/2026). Dalam unggahannya, warga mempertanyakan kondisi bus Transjakarta pada malam hari.

"Kalau naik TJ (TransJakarta) koridor 8 di atas jam 12 malam kenapa ya orang-orangnya pada bau sampah," tulisnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga juga menyebut kerap menemukan penumpang yang duduk di pojokan halte dengan bau yang menurutnya mengganggu.

ADVERTISEMENT

Menanggapi hal tersebut, Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan pihaknya menyadari keluhan tersebut membutuhkan penanganan khusus.

"Kami sangat mengapresiasi setiap masukan dan laporan dari pelanggan. Kenyamanan, keamanan, serta kebersihan layanan di dalam bus dan halte adalah komitmen utama kami. Hal ini menjadi fenomena baru yang langsung kami tanggapi secara serius," ujar Ayu dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9/2026).

Transjakarta juga akan memperketat pengawasan petugas di lapangan. Selain itu, kebersihan armada dan halte akan ditingkatkan melalui pengecekan secara berkala.

"Saat ini kami sedang menyiapkan SOP penanganan yang lebih adaptif, seraya menginstruksikan pengetatan pengawasan oleh petugas di lapangan," ungkapnya.

Di sisi lain, pihaknya turut berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta untuk memastikan penanganan terhadap kondisi yang ditemukan di lapangan dapat dilakukan secara humanis.

Transjakarta mengimbau masyarakat untuk terus menyampaikan laporan maupun masukan melalui platform media sosial resmi Transjakarta. Pelanggan juga dapat menghubungi layanan call center di nomor 1500-102.

"Transjakarta terus terbuka menerima masukan melalui platform media sosial resmi atau dapat menghubungi call center 1500 102 sebagai acuan perbaikan berkelanjutan demi menghadirkan layanan publik yang optimal bagi seluruh masyarakat Jakarta," imbuhnya.

Saksikan Live DetikPagi:

Halaman 2 dari 2
(bel/isa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini