Ditangkap di Medan, EJ Tersangka Penghina Ahok Masih Diperiksa Polisi

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 31 Jul 2020 16:41 WIB
Dua pelaku pencemaran nama baik terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dibekuk polisi. Satu pelaku kini telah berada di Polda Metro Jaya.
Salah satu tersangka pencemaran nama baik Ahok (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya telah menangkap salah satu tersangka lain berinisial EJ terkait kasus pencemaran nama baik terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. EJ ditangkap kemarin malam di Medan dan masih dalam perjalanan.

"Iya benar (EJ) baru diambil kemarin malam, sudah ditangkap kemarin, saat ini masih dalam perjalanan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Jumat (31/7/2020).

Yusri menyebut EJ ditangkap di Medan, Kamis (30/7) malam. Dia menyebut saat ini EJ masih diperiksa oleh pihak kepolisian.

"EJ masih dilakukan pemeriksaan, diambil di Medan, masih diperiksa," ucap Yusri.

Pihak kepolisian hingga kini belum memberikan keterangan lebih jauh terkait penangkapan EJ ini. Awalnya KS, seorang perempuan lanjut usia berumur 67 tahun, lebih dulu ditangkap oleh polisi.

KS (67), atas tindakan pencemaran nama baik terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dijerat dengan UU ITE dengan ancaman 4 tahun penjara. Meski sudah berstatus sebagai tersangka, keduanya tidak ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan hal itu akibat ancaman hukuman yang dikenakan kepada dua pelaku tersebut di bawah 5 tahun penjara.

"Proses ini masih berjalan, masih berlanjut. Ancamannya Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 45 UU 11 Tahun 2008 tentang ITE ancaman 4 tahun penjara. Yang bersangkutan, karena ancaman di bawah 5 tahun tahun, kita tidak lakukan penahanan," kata Yusri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Tonton video 'Polisi Tangkap 2 Pelaku Pencemaran Nama Baik Ahok':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/hri)