Pengacara Sebut Polisi Profesional Tangani Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 31 Jul 2020 06:50 WIB
Ahok ke Istana (Andhika Prasetia/detikcom)
Foto: Ahok (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Polisi menangkap 2 tersangka pencemaran nama baik Basuki Tjahja Purnama alias Ahok di media sosial. Pengacara Ahok mengapresiasi kinerja kepolisian yang berhasil mengungkap perkara ini.

"Kami mengapresiasi kinerja polri khususnya Polda Metro Jaya subdit cyber yang secara profesional menangani perkara ini sehingga akhirnya dapat mengungkap perkara ini," ujar kuasa hukum Ahok, Ahmad Ramzy, kepada detikcom, Kamis (30/7/2020).

Kedua tersangka yang ditangkap yakni tersangka KS sebagai pemilik akun @ito.kurnia dan tersangka EJ sebagai pemilik akun @an7a_s679. Ramzy mengatakan pihaknya belum ada rencana melaporkan akun media sosial lainnya yang turut melakukan penghinaan.

"Terkait akun-akun lain biarlah nanti kepolisian yang akan mendalami akun-akun yang berkaitan dengan laporan yang saya buat," imbuh Ramzy.

Ramzy bersikeras akan mengawal kasus ini. Ia berjanji akan koorperatif terhadap pihak kepolisian selama pendalaman perkara ini.

Kasus pencemaran nama baik Ahok tersebut pertama kali dilaporkan oleh Ahmad Ramzy, pada Sabtu (16/5) lalu. Kasus tersebut kemudian ditangani oleh Subdit Cyber Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Setelah melakukan penyidikan, polisi akhirnya mendapati dua akun Instagram, @ito.kurnia dan @an7a_s679, yang terbukti melakukan pencemaran nama baik kepada Ahok. Tersangka KS pemilik akun @ito.kurnia berhasil diamankan oleh polisi pada Rabu (29/7) di Bali.

"EJ pemilik akun Instagram @an7a_s679 posisinya ada di Medan sekarang yang bersangkutan sudah diamankan dan rencana malam ini tiba di Jakarta untuk kita dalami pemeriksaannya," pungkas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Kedua tersangka mengaku sebagai penggemar mantan istri Ahok, Veronica Tan, dan tergabung dalam komunitas Veronica Lovers. Grup komunitas tersebut sendiri muncul sejak akhir 2019. Seluruh anggota komunitas yang ada di WhatsApp dan Telegram itu perempuan.

Para tersangka itu melakukan penghinaan terhadap Ahok dan istrinya Puput Nastiti Devi. Bahkan pada salah satu postingannya, KS menyandingkan foto Puput dengan binatang dengan narasi kata-kata hinaan.

Tonton video 'Polisi Tangkap 2 Pelaku Pencemaran Nama Baik Ahok':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/aud)