Dipuji WHO, Begini Protokol Kesehatan Haji 2020 di Arab Saudi

Puti Yasmin - detikNews
Jumat, 31 Jul 2020 15:54 WIB
Jemaah calon haji 2020 melangsungkan wukuf di Arafah dengan tetap menerapkan protokol Covid-19. Mulai dari menggunakan masker, hingga menjaga jarak.
Foto: 20detik/Dipuji WHO, Begini Protokol Kesehatan Haji 2020 di Arab Saudi
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memuji Arab Saudi atas pelaksanaan ibadah haji yang dilaksanakan tahun ini sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19. Bahkan, kegiatan ini disebut sebagai sebuah contoh yang harus ditiru.

Dikutip dari Saudi Gazette, Direktur WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesu meminta negara-negara lain untuk bisa mengikuti contoh pelaksanaan haji tahun ini agar dapat diterapkan ke kehidupan sehari-hari.

"Ini adalah contoh sempurna dari pada yang bisa dilakukan negara-negara untuk menyesuaikan diri dengan situasi baru dan hidup berdampingan dengan virus dan melindungi kehidupan orang-orang," bunyi tulisan tersebut.

Selain itu, Adhanum juga memberikan selamat kepada seluruh umat Islam di dunia atas hari raya Idul Adha yang jatuh pada hari ini. Ia mengingatkan bahwa adanya virus corona tidak akan menghentikan kehidupan.

Namun, masyarakat harus bisa hidup berdampingan sambil melindungi diri sendiri dan juga orang lain di sekelilingnya. "Coronavirus tidak berarti bahwa kehidupan harus berhenti. Tetapi kita perlu belajar untuk hidup berdampingan dengannya sambil melindungi diri kita sendiri dan orang lain darinya," sambung dia.

Sementara itu, pelaksanaan ibadah haji tahun ini dilaksanakan secara terbatas dengan 1.000 jamaah untuk penyebaran virus corona. Pendaftarannya sendiri dilakukan secara online dengan standar yang ketat tanpa ada campur tangan orang lain.

Berikut 8 protokol pelaksanaan haji 2020:

1. Setiap jemaah melakukan isolasi diri di rumah masing-masing mulai tanggal 28 Dzulqaidah 1441 H

2. Semua jemaah harus masuk isolasi yang disediakan pemerintah Saudi pada 4 Dzulhijjah sebelum waktu Dzuhur

3. Jemaah akan melakukan haji ifrad dan mulai memasuki ihram dari Miqat Qarn Al Manazil (Taif)

4. Semua jemaah harus bekerja sama melaksanakan instruksi demi kesehatan dan keselamatannya

5. Supervisor, bus, dan WhatsApp grup akan tersedia untuk tiap 20 jemaah

6. Setiap jemaah akan menerima tiga tas perlengkapan haji (hajj kits) yang diperlukan selama menunaikan haji

7. Jemaah akan menuju Makkah dan tinggal di isolasi hingga 8 Dzulhijjah

8. WhatsApp grup dibuat untuk berkomunikasi, mengirim instruksi, dan menyediakan keperluan selama haji.

(pay/erd)