Dukun Cabul Masukkan Telur ke Kemaluan Pasien, Komnas Perempuan: Ini Perkosaan

Isal Mawardi - detikNews
Jumat, 31 Jul 2020 05:45 WIB
Ilustrasi dukun cabul atau penipu
ilustrasi dukun cabul (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Bondowoso -

Perbuatan dukun cabul di Bondowoso, Jawa Timur, berinisial AR (40), yang memasukkan telur ayam ke kemaluan pasiennya, bikin heboh. Aksi dukun cabul ini dinilai sebagai tindakan pemerkosaan.

"Komnas Perempuan melihat kasus ini melakukan tindakan memasukkan benda ke dalam tubuh perempuan dan melucuti bajunya memiliki kecenderungan melakukan perkosaan. Perkosaan bukan hanya memasukkan alat kelamin tetapi juga benda-benda tertentu. Mengapa perkosaan? Karena dukun tersebut memanipulasi kepercayaan korban untuk pengobatannya," ujar anggota Komnas Perempuan Bahrul Fuad kepada detikcom, Kamis (30/7/2020).

Komnas Perempuan mencatat sejumlah kasus dukun cabul dengan motif pemerkosaan dan eksploitasi seksual. Pada Januari hingga Mei 2020, terdapat 542 kasus kekerasan terhadap perempuan dalam ranah rumah tangga dan relasi sosial. 24% (170 kasus) di antaranya merupakan kekerasan seksual.

"Sementara pada ranah komunitas jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan mencapai 226 kasus dan 89% dari total kasus atau 203 kasus adalah kasus kekerasan seksual," imbuh Bahrul.

Anggota Komnas Perempuan Bahrul FuadAnggota Komnas Perempuan Bahrul Fuad Foto: Dok. Istimewa

Polisi belum menentukan pasal yang akan dijeratkan kepada si dukun. Meski begitu, Bahrul mengatakan pelaku dapat dijerat Pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul dengan ancaman hukumannya paling lama 9 tahun penjara.

Karena hal ini, Bahrul menuntut perlunya adanya pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

"RUU tentang Penghapusan Kekerasan Seksual perlu segera disahkan untuk memastikan perlindungan para perempuan dari kekerasan seksual. Karena undang - undang yang sekarang belum mampu menjerat pelaku kekerasan seksual,dan melindungi perempuan dari ancaman kekerasan seksual," ungkap Bahrul.

Sebelumnya, seorang perempuan warga Kelurahan Kademangan, Bondowoso, melaporkan dukun cabul berinisial AR (40) karena dinilai telah melakukan perbuatan tak senonoh. Yakni dengan memasukkan telur ke kemaluannya.

Tindakan itu sebagai modus proses pengobatan penyakit yang diderita korban, yaitu asam lambung. Bukan cuma itu. Perbuatan tak senonoh itu lantas dilanjutkan dengan menyetubuhi korban. Korban mengaku seperti terkena hipnotis.

Ironisnya, korban diantar dan ditunggui suaminya saat menuju lokasi kejadian di sebuah hotel kawasan Pantai Pasir Putih. Suami korban berada di kamar sebelahnya, menunggu prosesi pengobatan yang dilakukan dukun cabul tersebut.

Tonton video 'Cerita Ketua RT Soal Penangkapan Dukun Cabul di Depok':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/aud)