Ada Masjid di DKI Jadi Klaster Corona, Ini Saran DMI Cegah Penularan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 04:44 WIB
DMI mengeluarkan surat edaran mengenai pelaksanaan salat Jumat dua gelombang. Namun Masjid Agung Al Barkah, Kota Bekasi, tetap melaksanakn salat satu gelombang.
Ilustrasi salat (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Satgas COVID-19 mengungkap tempat ibadah menjadi klaster baru penyebaran virus Corona. Dewan Masjid Indonesia (DMI) kembali menyarankan masjid untuk melaksanakan salah Jumat dua gelombang untuk mencegah terjadinya kerumunan.

"Yang sudah kita keluarkan surat edaran dulu, semua mengantisipasi tetap berlangsungnya peribadatan secara jemaah. Untuk orang yang tetap melakukan jemaah di masjid dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sampai juga DMI mengutip untuk kemungkinan salat dua gelombang," kata Sekjen DMI Imam Addaruqutni saat dihubungi, Rabu (29/7/2020).

"Lebih efektif dari pada satu gelombang, lagi pula ini pandangannya boleh, memang harus dianggap sebagai darurat ini, harus begitu. Di antara yang sudah melaksanakan dua gelombang atau selalu itu adalah masjid Asyifa di RSCM, RSPAD, ada juga di Jakarta Utara sana. Sekarang kan jemaah yang mencari masjid yang lebih longgar," sambungnya.

Imam mengatakan DMI terus meminta masjid untuk mengimbau jemaah agar mematuhi protokol kesehatan. Dia menekankan bahwa pemberitahuan mengenai protokol kesehatan harus disampaikan secara konsisten.

"Dan ini kita juga tambahan juga seruan yang harus dibacakan sebagai menu pagi, siang, sore dan malam. Jangan lupa kita memakai masker, mencuci tangan, dan seterusnya mengingatkan seperti itu," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2