Niat Puasa Arafah 9 Dzulhijjah dan Keutamaannya

Tim Hikmah detikcom - detikNews
Rabu, 29 Jul 2020 21:39 WIB
One day One Hadits
Niat Puasa Arafah. (ilustrasi: Andhika A/detikcom)
Jakarta -

Niat puasa Arafah dilafalkan saat akan menunaikana ibadah puasa di tanggal 9 Dzulhijjah. Hasil sidang Isbat Kementerian Agama, tahun ini hari Arafah 9 Dzulhijjah 1441 Hijriyah jatuh pada 30 Juli 2020.

Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jaza'iri dalam Kitab Minhajul Muslim mengatakan jumhur ulama berpendapat membaca niat merupakan salah satu rukun puasa. Niat untuk ibadah wajib yakni puasa Ramadhan dibaca sebelum adzan Subuh.

Adapun untuk ibadah puasa sunnah, termasuk niat Puasa Arafah bisa dibaca pada siang hari. "Syaratnya ia belum makan apa pun," tulis Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jaza'iri dalam Kitab Minhajul Muslim yang dikutip Tim Hikmah detikcom.


Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Arab-Latin: Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya berniat menjalankan puasa Arafah karena Allah ta'ala."


Keutamaan Puasa Arafah

Di antara keutamaan Puasa Arafah adalah bisa menghapus dosa setahun lalu dan satu tahun yang akan datang. Demikian disebutkan dalam hadits Imam Muslim dari Abu Qatadah.

Rasulullah SAW bersabda, "Puasa pada hari Arafah itu dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang."

Disebutkan dalam hadits Imam Ahmad dan Nasa'i yang meriwayatkan dari Hafsah Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah SAW biasa menjalankan ibadah puasa di sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, termasuk di dalamnya puasa Arafah.

Imam Al Ghazali dalam Kitab Ihya' Ulumiddin menuliskan keistimewaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, termasuk hari Arafah. Beribadah di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah sangat dicintai Allah SWT. Sholat malam misalnya, jika dikerjakan pada malam-malam pertama bulan Dzulhijjah setara dengan ibadah di malam Lailatul Qadr.

Imam Al Ghazali mengutip hadits dari Abu Hurairah yang diriwayatkan dalam hadits Imam Tirmidzi dan Ibnu Majjah.

Rasulullah SAW bersabda:

"Tidak ada hari di mana amal sholeh, lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari yang sepuluh ini (10 hari pertama bulan Dzulhijjah). Sesungguhnya berpuasa satu hari di dalamnya membandingi berpuasa satu tahun. Melakukan Sholat malam di dalamnya membandingi sholat malam pada malam Lailatul Qadar. 'Salah seorang sahabat bertanya 'Apakah lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah?' Beliau bersabda, Iya. Lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan harta dan jiwa raganya kemudian dia tidak pernah kembali lagi (mati syahid)."

Niat Puasa Arafah besok pagi Sahabat Hikmah detikcom?

(erd/erd)