Epidemiolog: Jakarta Bisa Masuki PSBB Fase II tapi Harus 3M

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 29 Jul 2020 14:31 WIB
Car free day (CFD) kembali diberlakukan di kawasan Bundaran HI. Sejumlah warga tampak bersepeda di kawasan tersebut.
Ilustrasi warga Jakarta. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase I Jakarta tinggal sehari lagi. Belum jelas betul apakah PSBB fase I ini akan diakhiri atau dilanjutkan. Juru wabah menilai Jakarta bisa memasuki PSBB transisi fase II.

"Ini kan fase I. Kalau mau naik ke Fase II, boleh," kata epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono, Rabu (29/7/2020).

Pada 4 Juni silam, Gubernur Jakarta Anies Baswedan telah memaparkan PSBB transisi fase II belumlah ditentukan waktu pembukaannya. Bila PSBB transisi fase II dibuka, maka kegiatan keagamaan dengan pengumpulan massa hingga hiburan malam bakal dibuka.

"Mungkin saja hiburan malam atau hiburan siang seperti apa yang boleh dibuka, dikaji terlebih dahulu oleh Pemda. Syaratnya, tempat-tempat tersebut harus memenuhi protokol kesehatan yang diterapkan untuk kegiatan itu, dengan kemungkinan bisa ditutup sewaktu-waktu bila terjadi lonjakan kasus COVID-19," kata Pandu.

PSBB Transisi di DKI Jakarta.PSBB Transisi Fase II di DKI Jakarta (Dipaparkan Gubernur Anies saat 4 Juni 2020)

COVID-19 Bisa lebih berisiko menular bila protokol kesehatan pencegahan pandemi itu tidak diterapkan dengan baik. Apakah bila Jakarta memutuskan untuk melangkah ke PSBB transisi tahap II tidak memperbesar risiko penularan virus Corona?

"Semua berisiko, tapi risiko harus diambil," kata Pandu.

Tonton video 'Pemprov DKI Kantongi Rp 1,13 Miliar dari Denda PSBB Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2