TNI Buka Akses Jalan Penghubung 2 Desa di Cilegon dari Hibah Tanah Warga

M Iqbal - detikNews
Rabu, 29 Jul 2020 11:57 WIB
TNI bangun akses jalan pengubung 2 desa di Cilegon
Foto: TNI bangun akses jalan pengubung 2 desa di Cilegon. (Dok Istimewa).
Cilegon -

Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0623/Cilegon ke-108 telah selesai. TNI mengapresiasi masyarakat yang sudah menghibahkan tanah mereka untuk pembangunan jalan.

Program TMMD dilaksanakan di Cikerai, Kota Cilegon selama satu bulan. Tentara yang bekerja pada program itu dikerahkan untuk membuka akses jalan baru sepanjang 1,8 Km. Sasaran lainnya ialah pembangunan rumah tidak layak huni, sanitasi, dan penyuluhan protokol kesehatan serta bantuan sembako kepada warga terdampak pandemi virus Corona (COVID-19).

Akses jalan yang dibuka oleh personel Kodim Cilegon tersebut menghubungkan Kelurahan Tegal Maja dan Paku Aji. Sebelum dibangun, warga harus menempuh waktu sekitar setengah jam untuk sampai di kedua kampung tersebut. Soalnya, jalan yang ada panjang dan memutar.

"Saya satu saja yang menjadi apresiasi Korem terhadap warga yang sudah menghibahkan tanahnya itu tidak spontan karena memang mereka menyadari betul itu memang untuk kepentingan mereka," kata Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko di Cilegon, Rabu (29/7/2020).

TNI bangun akses jalan pengubung 2 desa di CilegonTNI bangun akses jalan pengubung 2 desa di Cilegon. (Dok Istimewa).

TNI menilai warga paham betul bahwa akses yang jalan yang dibangun untuk kepentingan mereka. Jalan selebar 8 meter itu melewati sawah dan sedikit perbukitan. Saat rencana akan adanya program pembangunan jalan, warga pemilik tanah yang terkena pembangunan jalan di sana berduyun-duyun menghibahkan tanahnya.

"Selama ini justru masalah pembangunan itu salah satunya adalah pembebasan lahan/tanah, nah ini kita buat jalan di situ masyarakat surkarela, spontan dengan kesadaran tinggi menyerahkan kepada wali kota," tutur Gumuruh.

Kesadaran itu diharapkan dapat dipertahankan untuk menunjang pembangunan di Banten. Dengan begitu, kata Gumuruh, pembangunan bisa berjalan mulus tanpa hambatan.

"Mudah-mudahan ke depan banyak masyarakat yang sadar bahwa pembangunan yang dilaksanakan itu bukan untuk kepentingan wali kota tapi kepentingan masyarakat itu sendiri," ucapnya.

Sementara itu Wali Kota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, jalan yang sudah dibuka TNI akan diperkeras dan diaspal oleh pemerintah. Anggaran yang akan disiapkan berasal dari APBD melalui program di kelurahan.

"Yang jelas itu memperpendek jalur, itu kan (jalan) yang ke arah Dinsos biasa kan muter dulu nih, sekarang langsung aja. Insyaallah nanti dilakukan pengerasan, nanti melalui DPWKel nanti kan itu perkelurahan hampir berapa jadi nggak usah dari yang besar-besar lah, dari DPWKel aja," terang Edi.

(elz/ear)