Nadiem Minta Maaf, LP Ma'arif NU Kukuh Tak Mau Gabung Organisasi Penggerak

Rahel Narda C - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 21:51 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim
Nadiem Makarim (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyampaikan permintaan maaf terkait Program Organisasi Penggerak (POP) ke pihak Muhammadiyah, Nadlatul Ulama (NU), dan PGRI. Ketua PP Lembaga Pendidikan Ma'arif Nadlatul Ulama (NU) Afirin Junaidi berteguh hati untuk tak bergabung dengan POP.

"Meski sudah ada permintaan maaf dan janji Nadiem untuk memperbaiki namun tidak serta-merta LP Ma'arif NU menyatakan gabung ke POP," kata Arifin dalam keterangan tertulis pada Selasa (28/7/2020).

"Untuk mengevaluasi dan meninjau kembali penerima POP butuh waktu. Apakah cukup waktu yang tersisa sampai akhir tahun untuk melaksanakan program tersebut?" sambung Arifin.

Kendati demikian, Arifin memberi apresiasi terhadap sikap Nadiem itu. Dia juga menyebut permintaan maaf dari pejabat sebagai sesuatu yang langka di Indonesia.

"Permintaan maaf dari pejabat tinggi di negara kita merupakan peristiwa langka," kata Arifin.

Selain itu, Arifin ingin ucapan Nadiem tidak hanya menjadi ucapan semata. Dia ingin ada tindakan nyata dari permintaan maaf Nadiem.

"Buktikan itu semua dalam tindak nyata bukan sekadar ucapan," tulis Arifin.

Selanjutnya
Halaman
1 2