Wantim MUI: Jangan Munculkan Isu Radikalisme di Tengah Musibah COVID-19

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 18:14 WIB
Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Didin Hafidhuddin
Didin Hafidhuddin (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) meminta semua pihak tidak memunculkan isu radikalisme pada masa pandemi virus Corona (COVID-19). Menurutnya, penanganan COVID-19 seharusnya menjadi prioritas seluruh pihak.

"Wantim mengharapkan kepada semua pihak agar jangan munculkan isu radikalisme di saat kita sedang hadapi musibah COVID-19 di mana saat bangsa dan negara kita harus bersatu padu," kata Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Didin Hafidhuddin dalam rapat pleno virtual Wantim MUI Ke-68, Selasa (2/8/7/2020).

"Persoalan berkaitan dengan COVID-19 bukan semata-mata berkaitan dengan kesehatan, berkaitan dengan ekonomi tapi berkaitan dengan kehidupan yang lain. Bahkan, berkaitan dengan lifestyle, oleh karena itu (membahas radikalisme) tidak ada gunanya," sambungnya.

Didin melihat adanya kecenderungan isu radikalisme ditujukan kepada umat Islam. Padahal dia meyakini umat Islam di Indonesia sangat toleran.

"Dirasakan tidak adil oleh umat Islam kalau kemudian isu radikalisme kemudian ditujukan objeknya umat Islam, bahkan objek-objeknya (adalah) tokoh-tokoh Islam. Kita menyadari Islam agama yang damai dan umat Islam di Indonesia adalah umat yang paling toleran. Tidak mungkin bangsa ini akan kuat kalau tanpa toleransi dari umat Islam," jelasnya.