Bocah Tertabrak KRL di Cideng Meninggal, Polisi: Korban Main Layangan

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 10:33 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Ilustrasi (Thinkstock)
Jakarta -

Bocah berinisial F (10) tewas setelah tertabrak KRL di perlintasan stasiun Tanah Abang-Duri. F diduga tertabrak kereta saat tengah bermain layangan di sekitar rel kereta.

"Iya benar, tertabrak kereta saat korban bermain layangan bersama teman-temannya," kata Kanit Reskrim Polsek Gambir Kompol Gunarto saat dihubungi, Selasa (28/7/2020).

Gunarto mengatakan korban saat itu bermain layangan di perlintasan kereta di dekat Cideng, Gambir. Korban tidak diawasi oleh orang tuanya.

"Tidak melihat dan mendengar kereta lewat, pengawasan dari orang tuanya yang kurang," ucap Gunarto.

Gunarto menyebut korban sesaat setelah kejadian sempat dibawa ke rumah sakit. Namun F meninggal dunia ketika tiba di rumah sakit.

"Betul, korban meninggal dunia, korban setelah dibawa ke rumah sakit sampai di sana meninggal dunia," ujarnya.

Seperti diketahui, peristiwa bocah tertabrak KRL tersebut terjadi di lintas Stasiun Tanah Abang-Duri tepatnya di sekitar Cideng, Gambir, pada Senin (27/7), sekitar pukul 15.50 WIB. Saat itu balita tersebut diduga tengah melakukan aktifitas di sekitar rel.

"Iya benar seorang anak laki-laki berusia tertemper KRL KA D1/11432 relasi Manggarai-Kampung Bandan," kata VP Corporate Communication PT KCI Anne Purba, saat dihubungi, Selasa (28/7/2020).

Tonton video 'Detik-detik Remaja Terserempet KRL Saat Tawuran di Jakpus':

[Gambas:Video 20detik]

(maa/mea)