Round-Up

Fakta Mengejutkan Jet Bekas Austria yang Dilirik Prabowo

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 06:11 WIB
Ilustrasi: Prabowo ingin beli 15 Jet Eurofighter Typhoon. (Repro detikcom)
Foto: Prabowo ingin beli 15 jet Eurofighter Typhoon (Repro detikcom)
Jakarta -

Ada fakta mengejutkan terkait jet tempur Eurofighter Typhoon yang dilirik Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Prabowo berencana akan membeli 15 jet tempur bekas Autria ini.

Tapi ternyata, di Austria, pembelian Eurofighter Typhoon itu diwarnai kasus korupsi yang bikin rugi. Fakta ini dilansir dari AFP, DW, BBC, dan Reuters, diakses detikcom pada Senin (27/7/2020), Austria terlibat dalam sengketa hukum dengan konsorsium Eurofighter.

Konsorsium Eurofighter sendiri terdiri dari perusahaan Airbus yang berbasis di Prancis, BAE Systems Inggris, dan Leonardo Italia. Masalah intinya, Austria merasa ditipu oleh harga jet yang belakangan diketahui ternyata kemahalan.

Awal ceritanya, keputusan untuk membeli Eurofighter Typhoon dicapai pada tahun 2000. Saat itu, Austria dipimpin oleh koalisi Partai Rakyat berhaluan konservatif sayap kanan jauh (far-right).

Pada 2003, Austria membeli 15 jet Eurofighter Typhoon itu dengan harga 2 miliar Euro, atau sekitar Rp 19 triliun bila menggunakan kurs pertengahan 2003 silam. Isu-isu tidak sedap mulai tercium setelahnya, dikabarkan sejumlah politikus mendapat kickback (keuntungan tidak sah/suap) dari pembelian pesawat tempur itu.

Sempat ada penyelidikan tahun 2007, namun tak ada hasil pasti. Lima tahun kemudian, 2012, Austria dan Jerman melakukan penyelidikan korupsi. Jaksa di Munchen Jerman kemudian memprosesnya.

Tonton video 'Tentang Jet Tempur Eurofighter Typhoon yang Dilirik Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3