210 Kg Sabu Gagal Diselundupkan ke Aceh Selama Januari-Juli 2020

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 16:02 WIB
Polisi tangkap 4 penyelundup 33 Kg sabu di Aceh (Agus-detikcom)
Polisi menangkap 4 penyelundup 33 Kg sabu di Aceh. (Agus/detikcom)
Banda Aceh -

Sebanyak 210 kilogram narkoba jenis sabu disita saat akan diselundupkan ke wilayah Aceh. Ratusan kilogram sabu tersebut adalah hasil sitaan aparat gabungan yang terdiri dari kepolisian, Bea-Cukai, TNI, serta BNN.

"Total sabu yang kita sita dari Januari-Juli sekitar 210 kilogram. Sebelum ini saja (33 kilogram), sudah kita sita 187 kilogram," kata Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Aceh Safuadi, kepada wartawan di Mapolda Aceh, Senin (27/7/2020).

Menurutnya, selama ini narkoba diselundupkan ke Aceh lewat jalur tikus. Dia mengatakan tak ada penyelundupan narkoba melalui jalur transportasi yang resmi.

"Kita terlibat bersama untuk menggalang kekuatan melakukan upaya penegakan hukum. Narkoba dipasok lewat jalur tikus, tidak ada yang dari jalur resmi," jelasnya.

Safuadi menjelaskan tim gabungan mengalami kendala untuk memberantas narkoba, yakni luasnya perairan Aceh dan kurangnya jumlah petugas. Pihaknya selama ini menerapkan pola yang mengarah langsung ke target untuk ditindak.

"Banyaknya pelabuhan-pelabuhan tikus di Aceh membuat pelaku sangat mudah menyelundupkan narkoba. Kita bersama aparat penegak hukum lainnya terus meningkatkan patroli pengawasan khususnya di jalur laut," ujarnya.

Sebelumnya, empat tersangka penyelundupan narkoba jaringan internasional ditangkap di Aceh Utara, Aceh. Barang bukti sebanyak 33 kilogram sabu hendak diedarkan di wilayah Sumatera Utara.

"Empat tersangka ini punya peran masing-masing. Tiga orang sebagai pemesan dari Sumatera Utara dan satu orang pemilik asal Aceh," kata Wakapolda Aceh Brigjen Pol Raden Purwadi kepada wartawan, Senin (27/7).

Sabu asal Malaysia ini dibawa lewat jalur laut. Rencananya, sabu tersebut hanya ditransitkan sementara di Aceh sebelum dikirim ke Sumatera Utara.

(agse/aud)