Uluran Tangan Pak Pos di Bone Saat Pandemi

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 11:00 WIB
Bantuan Sosial Tunai
Foto: PT Pos Indonesia
Jakarta -

Wasia adalah perempuan paruh baya yang sudah lama hidup sendiri di Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Pekan lalu Jumat (17/7) Wasia kedatangan tamu. Tamu pria ini tak lain adalah petugas pos dari Desa Mampotu, Kecamatan Amali, Bone, Sulawesi Selatan.

Petugas Pos itu membantu Wasia yang secara fisik sangat memerlukan pertolongan di rumahnya. Rumah Wasia yang sangat sederhana dengan dinding bilik bambu yang sudah tampak lapuk dan banyak berlubang. Petugas dari Pos Indonesia berkunjung ke rumah Wasia itu bermaksud untuk menyampaikan program pemerintah yakni Bantuan Sosial Tunai (BST).

"Terima kasih bantuannya saya sangat membutuhkan bantuan ini untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Wasia dalam keterangan tertulis, Senin (27/7/2020).

Lelah berganti bahagia, tugas membantu warga disabilitas dalam keadaan miskin yang begitu membutuhkan uluran tangan itu tertunaikan. "Hilang sudah lelah, kami sangat bersyukur dapat terlibat dalam kegiatan kemanusiaan ini," ucap petugas Pos Indonesia itu.

Diketahui, BST merupakan program Kementerian Sosial yang pengirimannya dilakukan oleh Pos Indonesia. Peran Pos Indonesia saat pandemi begitu vital. Pembatasan interaksi sosial membuat Pos Indonesia menjadi ujung tombak dalam penyampaian BST sebagai perlindungan kepada masyarakat yang terdampak pandemi.

Namun semua itu tidak mudah, salah satunya saat mengantar bantuan untuk Wasia. Dalam menyalurkan BST petugas harus menembus jalan yang sulit dilalui kendaraan menuju rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) namun demikian petugas tetap bersemangat walau terkadang harus menginap di lokasi.

"Kami optimistis penyaluran BST Tahap III tercapai tepat waktu, langkah-langkah akselerasi akan terus kami lakukan bersama-sama dengan Kementerian Sosial, Bapak Mensos Juliari P. Batubara dan jajaran langsung turun tangan membuka jalan bila kami ada kendala dilapangan," kata Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan Pos Indonesia Ikhwan Sutardiyanta.

Tindakan Mensos yang turun langsung menelepon penerima bantuan memberi semangat bagi jajaran Pos untuk mempercepat pencairan bantuan hal ini dirasakan langsung oleh Ikhwan, bahkan ia juga telah memerintahkan jajarannya untuk jemput bola. Mendatangi alamat penerima bantuan di daerah yang sulit di akses.

"Misi kami untuk negeri disaat pandemi ini memastikan mereka yang membutuhkan segera menerima bantuan," pungkasnya.

(mul/mpr)