Pantau Penyaluran BST di Sukabumi, Mensos Persilakan Kalau Ada Revisi Data

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 09 Jul 2020 12:28 WIB
Mensos pantau penyaluran BST di Sukabumi
Foto: Syahdan Alamsyah
Sukabumi -

Menteri Sosial Juliari P Batubara memantau penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di dua desa di wilayah Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Data yang diterima detikcom, penerima BST tahap tiga tersebut sejimlah 410 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Benda dan 531 KPM untuk di Desa Kutajaya. Sementara total untuk Kabupaten Sukabumi, Kemensos mengalokasikan program sembako sebanyak Rp 486.125.700.000 untuk 211.359 KPM.

"Hari ini saya kunjungan ke kabupaten sukabumi melihat penyaluran BST tahap ke tiga, terakhir ya di Desa Benda ada 400 sekian KK hari ini selesai. Untuk persiapan tahap berikutnya dengan nilai Rp 300 ribu tapi sampainya Desember," kata Juliari didampingi Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Asep Sasa Purnama, Kamis (9/7/2020).

Terkait penyaluran lanjutan, Juliari mengatakan pihaknya menunggu jika ada perbaikan atau perubahan data. Untuk kewenangan itu dijelaskan Juliari berada di ranah pemerintah daerah setempat.

"Tentunya nanti kita akan cek lagi ke kabupaten apakah data yang kemarin sudah oke, kalau sudah oke lanjut. Kalau misalnya ada yang perlu diganti atau dihilangkan silahkan, koordinasi dengan daerah penting, karena yang di lapangan ini kan yang kita lihat ini PT Pos dan daerah," jelasnya.


Di tempat itu, Juliari mengaku sempat terlibat perbincangan dengan warga yang mengaku penghasilannya menurun drastis di tengah pamdemi. Ia berharap, BST bisa sedikit 'menyelamatkan' kebutuhan dasar mereka.

"Tadi saya tanya tiga orang mereka perlu uang sampai Rp 2 - 3 juta per bulan, tentunya yang tadinya mereka bisa penuhi sekarang tidak bisa. Misalnya punya kebutuhan Rp 3 juta sebulan sekarang (penghasilan) mereka menjadi Rp 2 juta kan artinya ada kekurangan. Artinya apa minimal dengan Rp 600 ribu itu kebutuhan dasar mereka itu bisa terpenuhi, intinya membantu meringankan beban pengeluaran mereka yang terdampak," bebernya.

(sya/ern)