Bus Berbayar di Stasiun Bogor Diuji Coba Agustus, Ini Rencana Besaran Tarifnya

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 11:00 WIB
Stasiun Bogor, muncul antrean calon penumpang bus gratis ke Jakarta. (Sachril AG/detikcom)
Ilustrasi Bus Gratis di Stasiun Bogor (Sachril AG/detikcom)
Jakarta -

Bus gratis yang disediakan untuk warga yang akan pergi bekerja ke Jakarta di Stasiun Bogor direncanakan akan menjadi berbayar. Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) pun merencanakan uji coba bus berbayar pada awal Agustus nanti.

"Rencana sih (tarif) sekitar Rp 15-25 ribu, di antara itu. Rencananya sih awal Agustus ya, awal Agustus kita kenakan tarif, gitu lho. Uji coba dulu lah ya," kata Direktur Angkutan BPTJ Aca Mulyana saat dihubungi, Senin (27/7/2020).

Aca menjelaskan BPTJ akan menyiapkan sekitar 10 unit bus dalam uji coba ini. Dia mengatakan uji coba pengadaan bus berbayar ini akan dilakukan selama satu bulan.

Dia menambahkan, bus berbayar ini tak seperti bus gratis yang hanya tersedia pada Senin pagi. Bus berbayar ini, lanjutnya, akan tersedia setiap hari.

"(Uji coba bus berbayar) hanya Stasiun Bogor aja. (Bus gratis di) Stasiun Bogor kan ada beberapa tujuan, ya. Untuk sementara sekarang ada 5 tujuan, ada Juanda, Manggarai, Tanah Abang, Sudirman, Tebet, gitu kan. Nanti kemungkinan itu (bus berbayar) akan kita buka untuk 5 jurusan (juga) dari Stasiun Bogor," ungkapnya.

Aca tak menjelaskan sampai kapan bantuan bus gratis ini diberikan. Dia hanya mengungkapkan bus berbayar ini akan diuji coba di tengah pengadaan bus gratis. Sementara metode pembelian tiket bus berbayar ini masih dalam pembahasan.

"Sebenarnya keinginannya sih (tiket dibeli secara) online, tapi kita serahkan ke operatornya dulu, nih. Apakah untuk pertama kali ini (tiket bus berbayar) beli langsung gitu, bayar di tempat, atau nanti online. Kita masih penggagasan dengan operatornya, gitu ya," tandas dia.

Sebelumnya, ada bantuan bus gratis di Stasiun Bogor untuk warga yang akan pergi bekerja ke Jakarta. Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut bus gratis tidak akan selamanya di Stasiun Bogor.

"Tadi saya berbicara dengan Pak Dirjen, kita sepakat, (bus gratis) ini tidak bisa permanen, tidak mungkin semuanya bisa gratis. Sudah ada survei juga, jadi warga bersedia membayar tiket bus asal tidak terlalu tinggi, tidak terlalu jauh dengan kereta, dan kita akan mempercepat itu," kata Bima di Stasiun Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7).

"Karena tidak mungkin selamanya gratis di sini dan selama belum memungkinkan ditambah penumpang di dalam gerbong, maka solusi bus berbayar ini menjadi solusi utama," ujarnya.

(azr/azr)