Geger Jenazah Suspek Corona Berdaster dalam Kafan di Medan

ADVERTISEMENT

Round-Up

Geger Jenazah Suspek Corona Berdaster dalam Kafan di Medan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 08:42 WIB
Poster
Ilustrasi pemakaman pasien Corona (Foto: Edi Wahyono-detikcom)

Keluarga pun menuding pihak RS belum memandikan jenazah. Namun, Harry menyebut pihak RS memastikan jenazah telah dimandikan sebelum dikafani dan dimasukkan ke peti.

"Saya tanya petugas itu, ini bagaimana jenazah? Apakah sudah dimandikan atau gimana?. Jawaban dari petugas rumah sakit Sembiring 'Pak, sudah kita mandikan. Saya langsung yang mandikan, demi Allah' katanya (petugas dari rumah sakit kepada Harry)," jelas Harry.

Harry menyebut pihaknya berupaya memediasi pihak keluarga dengan pihak RS yang terlibat keributan. Pemakaman pun dilanjutkan dengan protokol COVID-19

Gugus Tugas Jelaskan Protokol Pengurusan Jenazah Pasien COVID-19

Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut, Aris Yudhariansyah, turut memberi penjelasan soal protokol pengurusan jenazah pasien terkait COVID-19. Menurutnya, MUI telah mengeluarkan fatwa soal hal tersebut.

"Fatwa MUI Nomor 18 Tahun 2020 bagi jenazah yang menurut medis dapat dimandikan, jenazah dimandikan tanpa harus dibuka pakaiannya," kata Aris.

Aris mengatakan jenazah juga bisa hanya ditayamumkan. Dia mengatakan hal tersebut telah diatur oleh MUI.

"Jika petugas yang memandikan tidak ada yang berjenis kelamin sama, maka dimandikan oleh petugas yang ada, dengan syarat jenazah dimandikan tetap memakai pakaian. Jika tidak, maka ditayamumkan," jelas Aris.


(haf/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT