Temukan Kantong Plastik di Pasar Tebet Timur, Wawalkot Jaksel Ingatkan Denda

Ibnu Hariyanto - detikNews
Minggu, 26 Jul 2020 11:17 WIB
Wawalkot Jaksel Isnawa Adji (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Foto: Wawalkot Jaksel Isnawa Adji (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta -

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji mengaku masih menemukan penggunaan kantong plastik di Pasar Tebet Timur, Jakarta Selatan. Isnawa mengingatkan agar kepala pasar hingga pihak kelurahan Tebet Timur lebih gencar sosialisasi soal aturan larangan penggunaan kantong plastik.

"Tadi Kepala Pasar (Tebet Timur) dengan kita. Tadi kita lihat pertama protokol kesehatan COVID-19 di pasar. Kemudian berkaitan dengan kantong belanja ramah lingkungan tadi saya ingatkan kepala pasar, lurah, RT/RW tolong sosialiasinya lebih masif lagi," kata Isnawa di Pasar Tebet Timur Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2020).

Ia menyebut bakal ada sanksi denda kepada pengelola pasar jika masih ditemukan penggunaan kantong plastik. Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Pergub Nomor 142 Tahun 2019 tentang Kewajiban Penggunaan Kantong Belanja Ramah Lingkungan Pada Pusat Perbelanjaan, Toko Swalayan, dan Pasar Rakyat.

"Di pergubnya sudah ada punishment and rewardnya, sudah ada aturannya dan ketentuannya dikenakan denda bagi pengelola pasar yang apabila mereka masih membiarkan pedagang membawa atau menyebarkan kantong plastik. Tapi harapan kita ini harus gencar tidak hanya PD Pasar tapi RT/RW dan semua stakeholder yang di masyarakat memberikan contoh bawa kantong belanja ramah lingkungan," ujaranya.

Ia juga meminta ada konsistensi dari seluruh elemen masyarakat untuk melaksanakan Pergub tersebut. Sehingga ke depan tidak ada lagi penggunaan kantong plastik di Jakarta.

"Semua harus mendukung, tidak hanya kalangan pasar, tidak hanya PD Pasar tapi semua jajaran pemerintahnya harus kuat sosialisasinya di RT/RW harus masif. Ada konsistensi dari pedagang saat ada yang belanja diingatkan tidak lagi berikan kantong plastik jadi memberikan efek jera lain kali harus bawa kantong belanja," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Isnawa mengaku masih menemukan penggunaan kantong plastik saat meninjau ke Pasar Tebet Timur, Minggu (26/7) pagi. Padahal, penggunaan kantong plastik sekali pakai sudah dilarang di DKI Jakarta sejak 1 Juli 2020.

"Soal penggunaan kantong belanja ramah lingkungan harus terus disosialisasikan. Di sini masih kita temukan ada warga yang karena nggak bawa kantong belanja masih pakai kantong kresek (kantong plastik) dikasih sama pedagang," kata Isnawa.

Ia mengatakan seharusnya para pedagang itu tidak memberikan kantong plastik kepada para pembeli yang tidak membawa kantong belanja. Hal itu dimaksudkan untuk memberikan efek jera agar pembeli membawa kantong belanja ramah lingkungan.

"Saya minta harusnya si pedagang ini sudah ngak kasih lagi kantong kresek jadi mohon maaf memberikan efek jera ya kalau belanja harus kantong belanja ramah lingkungan. Memang ada sedikit pengecualian bagi mereka yang beli ikan, daging karena bagaimana pun itu masih menggunakan plastik tapi seyogyanya warga sudah harus pakai kantong belanja ramah lingkungan," ujarnya.

Pantauan detikcom, memang masih ada beberapa pembeli di Pasar Tebet Timur menggunakan kantong plastik. Tak jarang, memang para pembeli itu mendapatkan kantong plastik dari para pedagang.

Tonton video 'Anies Ajak Warga Pakai Kantong Belanja Sendiri, Bukan Plastik':

[Gambas:Video 20detik]



(ibh/idn)