Temuan DNA dan Sidik Jari Tunggal Kuatkan Dugaan Editor Metro TV Bunuh Diri

Yogi Ernes - detikNews
Minggu, 26 Jul 2020 09:17 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Mapolda Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polda Metro Jaya menyatakan kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke perut dan leher. Hadir dalam keterangan pers tersebut antara lain Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Foto: Polda Metro Jaya Ungkap Kematian Editor Metro TV Yodi Prabowo (Ari Saputra)
Jakarta -

Polisi menyimpulkan kematian editor Metro TV Yodi Prabowo adalah akibat bunuh diri. Salah satu bukti yang mendasari dugaan tersebut, karena di lokasi maupun pada barang-barang yang ditemukan di TKP tidak ditemukan adanya sidik jari atau DNA orang lain.

"Dari olah TKP ditemukan barang-barang tadi, dari motor, helm semua sampai handphone sampai pisau, lalu apa yang dilakukan penyidik? Dibawa ke labfor untuk dicek adakah sidik jari dan DNA semuanya dicek," terang Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020).

Untuk lebih meyakinkan lagi, polisi melakukan swab terhadap para saksi dan mencocokkannya dengan sampel pada barang-barang milik korban.

"Polisi sudah melakukan swab terhadap orang-orang di sekitarnya. Hasilnya tidak ada yang identik dengan apa yang tertinggal di TKP, semuanya milik korban temuan sampel di lokasi kejadian," katanya.

Dari hasil pemeriksaan Labfor terhadap para saksi itu, menguatkan analisis soal kematian Yodi Prabowo adalah bunuh diri.

"Tidak melihat adanya kehadiran orang lain berdasarkan hasil labfor," katanya.

Selanjutnya, dari hasil pemeriksaan terhadap pisau yang ada di TKP juga demikian. Sidik jari dan DNA yang ada pada pisau tersebut adalah milik korban.

"Pisau, di ujungnya itu jelas DNA punya korban. Artinya pisau itu lah yang digunakan dari TKP, analisis labfor, diyakinkan lagi pisau itu digunakan untuk melukai korban," paparnya.

"Hasilnya DNA punya korban, baik depannya hingga gagangnya. Itu dua analisa, baik analisis TKP dan Labfor," ucapnya.

Yodi Prabowo ditemukan tewas di pinggir Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (11/8) siang. Berdasarkan temuan motor korban di dekat lokasi kejadian dan juga hasil forensik, Yodi Prabowo diduga tewas pada Rabu (8/7) dini hari.

Selain temuan sidik jari dan DNA tunggal milik Yodi Prabowo yang ditemukan di lokasi kejadian, polisi juga mengungkap fakta lain yang mendasari analisis dugaan bunuh diri tersebut. Salah satunya bukti petunjuk rekaman CCTV Yodi Prabowo di Ace Hardware kawasan Rempoa, Tangsel saat membeli pisau. Pisau tersebut adalah pisau yang sama yang ditemukan di lokasi kejadian.

Tonton video 'Editor Metro TV Diduga Bunuh Diri, Ibunda Rasakan Kejanggalan':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mei)