Priiitt! Motor Gede Nyelonong Masuk JLNT Casablanca Ditindak Polisi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 26 Jul 2020 09:08 WIB
Moge yang melintas JLNT Casablanca ditindak polisi
Foto: Moge yang melintas JLNT Casablanca ditindak polisi (dok.TMC Polda Metro Jaya)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyetop sebuah motor gede yang hendak melintas ke jalan layang non-tol (JLNT) Casablanca, Jakarta. Polisi pun langsung menindak pemotor moge tersebut.

Penindakan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (25/7/2020) siang kemarin. Saat itu polisi sedang menggelar Operasi Patuh Jaya 2020 menemukan sebuah moge yang hendak naik ke JLNT tersebut.

"Kemarin kita melaksanakan giat Operasi Patuh Jaya di Jalan Layang Non Tol Casablanca, sepeda motor yang melintas di JLNT kita lakukan penindakan karena sepeda motor dan pesepda dilarang melintas, untuk pesepeda kita berikan himbauan," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahr Siregar dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (26/7/2020).

Lebih lanjut, Fahri menjelaskan ada beberapa pesepeda juga yang masih bandel naik ke atas JLNT. Namun, polisi hanya memberikan teguran kepada para pesepeda tersebut.

"Teguran kan juga merupakan penindakan yang sifatnya non-yustisial, kita masih tahap sosialisaai terkait pelanggaran pesepeda ini," katanya.

Fahri melanjutkan, pihaknya masih terus mensosialisasikan soal tilang bagi pesepeda. Harapannya pesepeda juga mengikuti aturan lalu lintas yang berlaku.

"Kita terus evaluasi, kalau kami rasa sosialisasi ini sudah cukup maka kita akan tingkatkan gradasi tindakan kita ke tahap penindakan," tuturnya.

Operasi Patuh Jaya 2020 sudah memasuki hari ke-4. Di hari kedua operasi pada Jumat (24/7) kemarin ada 4.562 pelanggaran. Dari angka tersebut, 2.961 di antaranya diberikan teguran.

"Jumlah penindakan tilang sejumlah 1.061 tilang," imbuhnya.

Sementara jenis kendaraan yang paling banyak melakukan pelanggaran adalah sepeda motor. Selain melawan arus, sejumlah pemotor yang kenda tilang juga karena tidak menggunakan helm SNI.

Sebelumnya, di hari pertama Operasi Patuh Jaya pada Kamis (23/7) total pelanggaran berjumlah 4.462 kasus. Dari angka tersebut, 1.763 di antaranya ditilang.

Operasi Patuh Jaya dimulai sejak Kamis (23/7) hingga 5 Agustus 2020 mendatang. Ada lima jenis pelanggaran yang jadi prioritas sasaran operasi, yakni melawan arus, pengemudi dan penumpang motor tak menggunakan helm SNI, melanggar marka stop line, melintas di bahu jalan tol, serta menggunakan rotator atau sirene tidak sesuai ketentuan.

Tonton video 'Penampakan Ruang Henti Khusus Motor di Lampu Merah':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mei)