Polisi Ungkap Momen Editor Metro TV Beli Pisau Sebelum Diduga Bunuh Diri

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2020 22:43 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Mapolda Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polda Metro Jaya menyatakan kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke perut dan leher. Berikut sejumlah barang bukti yang dipamerkan ke jurnalis.
Foto: Polisi ungkap hasil penyelidikan kematian Yodi Prabowo (Ari Saputra)
Jakarta -

Polisi mengungkap editor Metro TV Yodi Prabowo membeli sebilah pisau di Ace Hardware kawasan Rempoa, Tangerang Selatan menjelang kematiannya. Rekaman CCTV di toko saat Yodi Prabowo membeli pisau menjadi salah satu dari sekian bukti petunjuk yang menguatkan dugaan bunuh diri terkait kematiannya itu.

"Kami sampaikan bukti pendukung yang lain, pertama setelah korban tidak ada, TKP tidak ada sidik jari swab yang lain, barang tidak ada yang hilang, kemudian posisi korban seperti itu, hasil labfor seperti itu, hasil kedokteran forensik sudah kita sampaikan, lalu bertanya bagaimana dengan pisau? dari mana datangnya pisau?," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020).

Tubagus menyampaikan, pihaknya menyelidiki asal usul pisau yang ditemukan di TKP di pinggir Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel. Pisau ini diduga kuat menjadi alat untuk melukai diri.

"Pisau alat yang diduga kuat untuk melukai, dari mana datangnya pisau ini? Kita masuk bukti pendukung CCTV Ace Hardware yang ada di Rempoa. Pisau tersebut memiliki merek khas khusus, kemudian penyidik melakukan penelusuran dari mana datangnya pisau ini, yang mejual hanya toko itu," kata Tubagus sambil memperlihatkan tangkapan layar CCTV Ace Hardware.

Dari hasil pemeriksaan terhadap CCTV, diketahui bahwa yang membeli pisau itu adalah Yodi Prabowo. Hal ini didasarkan kepada ciri-ciri pakaian dan tas yang digunakan pada sosok di CCTV yang sama dengan ciri-ciri properti yang ditemukan pada jenazah Yodi Prabowo.

"Kemudian dicek CCTV dan didapatkan fakta yang membeli pisau tersebut adalah korban sendiri. Pada saat membeli pisau tersebut, orang tersebut tertangkap di CCTV dan pakaian yang digunakan semuanya ada sama dengan yang sama pada saat jenazah ditemukan. Jadi pisau yang digunakan sebagai alat dibeli sendiri," katanya.

Dari rekaman CCTV itu pula, diketahui Yodi Prabowo membeli pisau itu pada Selasa (7/7) sekitar pukul 14.27 WIB atau sebelum dia berangkat ke kantornya di Kedoya, Jakarta Barat. Untuk diketahui, pada hari itu Yodi Prabowo kebagian shift sore pukul 15.00-23.00 WIB.

Lebih lanjut, Tubagus mengungkap bahwa merek pisau tersebut hanya dijual secara khusus di Ace Hardware.

Selanjutnya
Halaman
1 2