Viral Oknum Polisi Aniaya Anak Diduga Terkait Adanya Orang Ketiga

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2020 19:50 WIB
Tangkapan Layar Postingan Aurellia Renatha soal Penganiayaan yang Dialaminya
Tangkapan layar Aurellia yang diduga dianiaya oleh ayahnya seorang oknum polisi (Foto: dok. Instagram)
Jakarta -

Viral di media sosial posting-an terkait seorang wanita bernama Aurellia Renatha yang mengaku dianiaya oleh ayahnya yang merupakan oknum polisi. Korban diduga dianiaya pelaku terkait dengan kasus adanya dugaan orang ketiga di rumah tangga pelaku.

Dugaan soal orang ketiga itu diunggah oleh korban di media sosial yang kemudian viral. Terlihat dalam posting-an tersebut Aurellia mengaku dianiaya oleh ayahnya lantaran membuka sebuah handphone yang diduga berisi pesan singkat ayahnya dengan seseorang yang dia sebut pelakor.

"Bapak gue sampe nginjek2 gue, nyakar2 gue demi hp ini," tulis korban melalui akun Instagram-nya @aurelliarenatha_ seperti dilihat detikcom, Sabtu (25/7/2020).

Aurellia kemudian me-mention akun @divpropampolri dan mempertanyakan apakah anggota Polri bisa memiliki istri dua.

"Halo @divpropampolri, bukannya polisi istrinya ga boleh dua ya?," ucapnya.

Tangkapan Layar Postingan Aurellia Renatha soal Penganiayaan yang DialaminyaTangkapan layar posting-an Aurellia Renatha soal penganiayaan yang dialami (Foto: dok. Instagram)

Unggahan Insta Story Aurellia itu pun ramai dikomentari netizen hingga viral di media sosial lainnya, seperti Twitter. Banyak yang bersimpati saat korban menunjukkan sejumlah luka lebam di tubuhnya yang diduga akibat penganiayaan yang dilakukan sang ayah.

Pihak kepolisian pun menanggapi viralnya kasus ini. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono mengaku tengah menyelidiki kebenaran informasi itu.

"Kami akan selidiki," ucap Argo.

Sementara itu, Karo Penmas Polri Brigjen Awi mengatakan Polri masih mencari tahu di mana kejadian ini. Jika benar ada oknum polisi yang melakukan penganiayaan, selain kode etik, pelaku bisa dijerat pidana.

"Kasus seperti ini bisa kita kenakan kode etik profesi Polri/KEPP dan pidana itu," ujar Awi.

View this post on Instagram

yg bilang blg aku pansos, aku ga pernah minta di follow sm siapapun jd bener2 yg follow aku skrg emg karena kemauan sendiri bukan karena aku minta. dan yg bilang aku ngada2, semalem aku udah visum tp ga lgsg keluar hasilnya jd sementara aku share voice note ini yg diem2 aku rekam saat kejadian. btw di akhir voice note ini kedengeran aku lari minta tolong dan kemudian ketika papaku nemuin hp aku hpku lgsg disiram pake shower kedengeran bgt suaranya makanya sampe skrg hpku rusak kamera speaker dll, jadi maaf jg yaaa kalo aku blm bisa bales chat satu2 maaff bgtt makasih buat yg udah kasih saran support dll❤️ kita doa sama2 biar masalah ini cepet berlalu dan biar pelaku diproses sesuai dengan peraturan perundangan yg berlaku🤎 yukkk kawal terus proses hukumnya💪🏻

A post shared by aurellia renatha (@aurelliarenatha_) on Jul 25, 2020 at 2:54am PDT

Tonton video 'Tega! Seorang Ibu di Sulsel Aniaya Anak Tirinya Hingga Tewas':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/bar)