Sempat Tutup karena Corona, Pasar Cempaka Putih Masih Abai Protokol Kesehatan

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2020 09:21 WIB
Suasana di Pasar Cempaka Putih, Jakarta Pusat, tampak sunyi sepi. Pasar ini ditutup sementara setelah 41 pedagang di pasar tersebut positif Corona.
Foto: Pasar Cempaka Putih. (Rengga Sancaya/detikcom).
Jakarta -

Pasar Cempaka Putih, Jakarta Pusat, sudah dibuka kembali sejak Kamis minggu lalu, setelah sebelumnya ditutup karena ada pedagang yang positif virus Corona (COVID-19). Namun sayangnya, protokol kesehatan di lokasi masih belum diterapkan dengan baik.

Pantauan detikcom di lokasi, Jalan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (25/7/2020) pukul 08.21 WIB, penerapan protokol kesehatan tidak dilakukan maksimal. Di pintu masuk tidak ada petugas yang melakukan pengecekan suhu tubuh.

Selain itu, tidak ada pemeriksaan masker bagi para pengunjung yang hendak masuk. Di pintu masuk hanya disediakan dua buah tempat pencuci tangan portabel.

Di luar pasar, terlihat tiga orang personel TNI baret ungu yang sedang duduk namun tidak melakukan pemeriksaan. Di dalam pasar, beberapa pedagang terlihat tidak menggunakan masker.

Aktivitas jual beli di pasar nampak tidak terlalu ramai. Beberapa toko di dalam pasar juga terlihat tutup.

"Ini tutup mah karena emang buka siang, ada yang emang tutup udah lama dari sebelum Corona. Kalau yang tutup karena Corona, (toko) di silang warna kuning," kata salah seorang pedagang yang tidak ingin disebut namanya.

Seperti diketahui, sebanyak 41 pedagang di Pasar Cempaka Putih terkonfirmasi positif Corona. Pasar tersebut ditutup selama 3 hari sampai 15 Juli.

"Penutupan dimulai hari ini untuk mengantisipasi dan kami lakukan sterilisasi. Penutupan sampai tiga hari, Senin, sampai Rabu. Kamis baru buka," kata Kepala Pasar Cempaka Putih, Eko Purwanto, seperti dilansir Antara, Senin (13/7).

Tonton video 'Anies: Aktivitas Perkantoran Rawan Penyebaran Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(elz/ear)