Round-Up

WN AS Buron Penipuan Investasi, Bikin Film Porno Bertahan Hidup di Bali

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2020 08:14 WIB
U.S. national Marcus Beam, center, wearing protective equipment as precaution against the coronavirus, is flanked by police as he is presented to the media during a press conference at the Regional Police Headquarters in Denpasar, Bali, Indonesia, Friday, July 24, 2020. Authorities on the resort island arrested Beam, an American fugitive accused of investment fraud in the United States involving hundreds of thousands of dollars, police said Friday. The U.S. Securities and Exchange Commission said on its website that Beam, of Woodridge, Illinois, is accused of misappropriating about $500,000 from investors that was supposed to be placed in investment funds. (AP Photo/Firdia Lisnawati)
Foto: Marcus Beam (50), buron Interpol yang melakukan tindak pidana penipuan investasi USD 500 ribu, ditangkap di Bali. (Firdia Lisnawati/AP)
Denpasar -

Warga negara Amerika Serikat (AS) berinisial BM (50) tertangkap polisi di Bali. BM merupakan buronan interpol atas kasus penipuan investasi di Amerika.

BM ditangkap pada Kamis (23/7) malam di tempat tinggalnya di wilayah Kerobokan, Bali. Penangkapan ini bekerjasama dengan United State Marshal Service (USMS)

"Yang perlu saya sampaikan sore ini adalah kita berhasil menangkap buronan tersebut dan saya akan melanjutkan kami kerjasama baik dengan hubinter baik dengan US Otority Base on standart Oppority Prosedur hukum yang ada di kita kemudian kerjasama antara negara yang berkepentingan dan tentunya juga untuk pemberitahuan kepada interpol karena kita juga bagian dari international police (Interpol)," kata Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose saat konferensi pers di Polda Bali, Jalan WR Supratman, Denpasar, Jumat (24/7/2020).

Golose mengatakan sudah ada beberapa orang yang ditipu oleh BM. Kepada para korban, pelaku mengaku sebagai manager investasi. Namun, uang dari korban digunakan pribadi sendiri.

"Jadi yang bersangkutan investasi menawarkan True internet di Amerika dan ada beberapa korban, jadi kasusnya adalah yang kita lihat dari ini kita masih dalam pendalaman karena harus dilihat dari kita tetapi awalnya yang diberi masukan awalnya lewat kami bahwa dia mengaku sebagai manager investasi kemudian orang menyampaikan dan ternyata duitnya tidak dibuat investasi tapi yang bersangkutan memakai sendiri," ujarnya.

Golose menyebut BM datang ke Bali bulan Januari. Dia tinggal di Bali dengan berpindah pindah tempat sebanyak 7 kali untuk mengelabui petugas.

"Yang bersangkutan masuk ke Bali bulan Januari berpindah pindah tempat, motor ganti beberapa kali, tempat tinggal beberapa kali, saya tidak sebutkan alamatnya. Dia masuk situ bayar terus keluar lagi sekitar 7 kali dia pindah tempat sehingga agak kesulitan kita mencari dengan identitas yang berbeda tentunya," jelasnya.

Tonton video 'WN Prancis Dibekuk Polisi karena Diduga Cabuli 305 Anak di Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2