KPK Eksekusi Eks Pejabat PUPR Muara Enim ke Rutan Palembang

Ibnu Hariyanto - detikNews
Jumat, 24 Jul 2020 10:00 WIB
Gedung KPK
Gedung KPK (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK mengeksekusi mantan pejabat PUPR Muara Enim, Elfin MZ Muchtar, ke Rutan Kelas 1 Palembang. Elfin bakal menjalani masa hukuman selama 4 tahun penjara.

"Pada hari Kamis (23/7/2020), Rusdi Amin selaku Jaksa Eksekusi KPK telah melaksanakan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palembang No. 33/ Pid.Sus-Tpk/2019/PN. Plg tanggal 28 April 2020 atas nama Terpidana A Elfin MZ Muchtar dengan cara memasukkan terpidana ke Rumah Tahanan Negara Klas I Palembang untuk menjalani pidana penjara selama 4 tahun," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (24/7/2020).

Ali juga mengatakan Elfin sudah melunasi pembayaran pidana denda senilai Rp 200 juta. Selain itu, Elfin secara bertahap mengangsur pidana uang pengganti yang dibebankan kepadanya.

"Secara bertahap membayar uang pengganti sejumlah Rp 600.000.000 dari total kewajiban sejumlah Rp 2.365.000.000," sebut Ali.

Untuk diketahui, Elfin divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta terkait kasus suap proyek di Dinas PUPR Muara Enim. Elfin terbukti turut menerima suap dari pengusaha Robi Okta Fahlefi.

Elfin merupakan mantan Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK di Dinas PUPR Muara Enim. Elfin bertindak sebagai perantara dalam mengatur pembagian fee proyek di Muara Enim ke Bupati Muara Enim nonaktif Ahmad Yani.

Selain itu, Elfin dijatuhi hukuman membayar uang pengganti sebesar Rp 2.365.000.000 subsider 8 bulan penjara. Majelis hakim juga menolak justice collaborator (JC) yang diajukan Elfin.

Elfin terbukti melanggar Pasal 12 ayat 1 huruf a dan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

(ibh/mae)