Impor Sabu Lagi, Emon Terpidana Seumur Hidup di LP Cipinang Divonis Mati

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 23 Jul 2020 15:02 WIB
Ilustrasi narkoba, sabu putau ganja
Foto: Ilustrasi sabu (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) menjatuhkan hukuman mati kepada napi LP Cipinang, Arief Budianto (30). Pria yang biasa dipanggil Emon itu mengontrol penyelundupan sabu dari Malaysia-Jakarta.

Hal itu tertuang dalam Putusan PN Jaktim yang dikutip detikcom, Kamis (23/7/2020). Emon adalah narapidana yang sedang menghuni LP Cipinang dengan hukuman seumur hidup karena kasus narkoba.

Pada September 2019, Emon menerima telepon untuk diminta bantuan mengkoordinir impor sabu dari Malaysia. Emon yang sedang meringkuk di balik sel menyanggupinya.

Emon kemudian menelepon komplotannya yang masih ada di luar penjara untuk mengambil sabu dari Malaysia. Sebagai uang muka, anak buah Emon mentransfer Rp 10 juta ke kurir, Ahmad Sapyudin yang akan berangkat ke Malaysia.

Sapyudin kemudian berangkat dari Bandara Raden Inten, Bandar Lampung ke Bandara Hang Nadim, Lampung. Sapyudin melanjutkan perjalanan menyeberang ke Pelabuhan Pasir Gudang, Malaysia.

Komplotan itu kemudian menyelundupkan 20 Kg sabu dari Malaysia ke Indonesia lewat jalur Pekanbaru. Gerombolan itu ditangkap tim Polda Metro Jaya. Emon belakangan ditangkap dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Arief Budianto alias Emon bin Sasmita oleh karena itu dengan pidana mati," kata majelis hakim dengan ketua TM Limbong serta anggota Khadwanto dan Muarif.

Vonis itu diketok pada Selasa (14/7) lalu. Alasan menjatuhkan hukuman mati karena Emon adalah terpidana penjara seumur hidup kasus narkoba, tapi malah mengulangi perbuatannya. Perbuatan Emon juga tidak mendukung program pemerintah yang sedang giat-giatnya memberantas peredaran narkotika.
"Hal yang meringankan tidak ada," ujar majelis dengan kompak.

Tonton video 'Nekat Edarkan Sabu, 2 Buruh Bangunan di Mamuju Diringkus!':

[Gambas:Video 20detik]



(asp/gbr)